OKUSATU.id – Bank Syariah Muhammadiyah akan segera dibangun. Targetnya 2025, rencana tersebut akan direalisasikan.
Keseriusan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mendirikan Bank Syariah ini ditunjukkan dengan proses izin ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah diajukan.
Munculnya rencana pendirian Bank Syariah Muhammadiyah oleh PP Muhammadiyah, imbas dari pihaknya tak mendapat perlakuan istimewa dari bank tempat menyimpan dana.
“Kita (Muhammadiyah) tidak jadi nasabah spesial. Padahal duit kita banyak di simpan di bank. Karena itu, lebih baik bikin bank sendiri, ” ujar Wakil Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MBEP) PP Muhammadiyah Mukhaer Pakkanna, dilansir Republika.
Baca juga:
Mantab ! Teddy Nahkodai PGRI OKU
Kejati Geledah Kantor Sekretariat DPRD, Dokumen dan HP Diangkut Pakai Dumptruk
Bank tersebut tidak hanya skala lokal, tidak menutup kemungkinan skala nasional. Nantinya dì daerah, bank-bank tersebut bisa jadi kantor cabang.
Sebenarnya dana yang dimiliki Muhammadiyah mencapai puluhan triliunan rupiah yang tersimpan di berbagai bank termasuk bank syariah Indonesia.
Hanya saja selama ini, Muhammadiyah tidak dapat perlakuan khusus, meski mengakui penyumbang Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan jumlah yang tidak sedikit.
Baca juga :
Sriwijaya Open Race Kapolres OKU Cup 2025 Panaskan Lintasan Sirkuit Baturaja
Bahkan untuk mengakses dana mereka yang tersimpan, sulit luar biasa. Hal ini memicu PP Muhammadiyah mendirikan Bank Syariah Muhammadiyah.
“Lebih baik dana diputar dì bank sendiri, apalagi Muhammadiyah punya banyak unit usaha kecil dan mikro, ” tuturnya.
Selain proses izin dì OJK sedang berlangsung, pihaknya terus memperkuat konsolidasi pendirian Bank.
Karena modal yang disiapkan minimal Rp 100 miliar untuk kategori BPR buku empat. Setelah itu baru mengarah ke buku satu.
“In Syaa Allah tahun ini, ” tandasnya. (13)












