MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur bergerak cepat memulihkan wilayah yang terdampak banjir. Pemantauan langsung dari udara dilakukan untuk memastikan seluruh titik bencana terpetakan dengan baik.
Bupati OKU Timur Lanosin Hamzah memimpin peninjauan menggunakan helikopter pada Selasa. Langkah ini diambil untuk mendapatkan gambaran kondisi lapangan secara menyeluruh.
Dari hasil pengamatan tersebut, terlihat masih ada genangan air di beberapa wilayah. Kecamatan Belitang II menjadi salah satu area yang belum sepenuhnya kering.
Meski demikian, kondisi banjir secara umum mulai menunjukkan tren penurunan.
BACA JUGA THR ASN 2026 Berpotensi Cair Lebih Cepat, Ini Sinyal Kuat dari Pemerintah Perkiraan Tanggalnya
Bupati menegaskan bahwa penanganan warga terdampak menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan bantuan dan pelayanan dengan cepat,” katanya.
Pemkab juga terus memantau potensi dampak lanjutan agar tidak muncul masalah baru akibat sisa genangan.
Selain itu, Lanosin meminta seluruh jajaran melakukan pendataan secara teliti. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menyalurkan bantuan serta menyusun program pemulihan.
“Keakuratan data sangat menentukan agar bantuan tidak salah sasaran,” ujarnya.
BACA JUGA Alat Pendeteksi Hujan dan Banjir di Maling Bandit, OKU Kehilangan Alarm Cuaca Ekstrem
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala BPBD OKU Timur Bambang Irawan menjelaskan bahwa banjir di picu oleh hujan deras yang turun sejak Rabu malam hingga Kamis pagi.
Akibatnya, sebanyak 34 desa di enam kecamatan terdampak luapan air.
Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Belitang II, Belitang, Belitang III, Belitang Mulya, Semendawai Timur, dan Semendawai Suku III.
Hingga pendataan terakhir, tercatat 2.624 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter.
BACA JUGA KPK Bongkar Dugaan Suap Pajak, Kantor DJP Kemenkeu Disisir Penyidik
Saat ini sebagian besar wilayah mulai berangsur kering. Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak. ***








