OKU SATU – Dunia pendidikan kembali geger. Puluhan tenaga pendidik dan kependidikan, meminta kepala sekolah diganti.
Tentunya, para abdi dunia pendidikan ini tidak akan bereaksi, jika tidak ada pemicunya.
Nah, munculnya aksi perlawanan dari para pendidik ini, karena mereka menilai kepala sekolah berbuat melewati batas.
Aksi mereka ditandai dengan mengajukan surat petisi ke Gubernur yang ditandatangani 37 guru dan 16 tenaga pendidik tidak tetap.
Permintaan penggantian kepala sekolah terjadi di Rejang Lebong, Bengkulu. Tenaga pendidik meminta kepala SMK N 2 Rejang Lebong, Agustinus Dani diganti.
Baca juga :
Point Petisi yang Diajukan
Ada beberapa poin yang menuntut Kepala SMK N 2 Rejang Lebong diganti.
Antara lain : Dugaan pemotongan PIP, BOS, korupsi dana praktik kerja, gaji honorer tak dibayar dan diminta mengundurkan diri, ancaman guru PPPK, Peminjaman uang pribadi ASN dan guru atas nama sekolah.
Kemudian, dugaan manipulasi SK kerja, intimidasi guru, serta pemutusan akses WiFi yang mengganggu praktik jurusan TKJ.
Baca juga :
“Demi iklim pendidikan yang sehat, kami minta langkah konkrit, “ ujar salah satu guru.
Sementara, Kepala SMK N 2 Rejang Lebong Agustinus meminta bukti kuat, jika memang banyak dugaan yang menyasar dirinya.
“Jangan sampai berbalik ke pembuat petisi, “ tandasnya. (13)












