SMAN 8 OKU Rajin Razia HP, Annerlie : Siswa Belum Siap Bawa HP
OKU SATU – Siswa di SMAN 8 OKU dilarang membawa hanphone ke sekolah. Alasanya, siswa di SMAN 8 OKU belum siap dalam penggunaan smatphone, hal ini beda dengan siswa di kota Baturaja.
Tapi, dalam kondisi tertentu , siswa diperbolehkan membawa hanphone dalam proses pembelajaran tertentu, asalkan guru tersebut bertanggung jawab sepenuhnya.
Ini terungkap dalam podcast ngobrol receh (Ngoceh) OKU satu dengan kepala SMAN 8 OKU Annerlie Putri Agung.
Menurut wanita berhijab ini, larangan siswa membawa hanphone ke sekolah merupakan hasil musyawarah antara sekolah dengan wali murid pada semester pertama.
“Saat bagi rapot semester pertama kita bahas bersama dengan wali murid terkait larangan anak-anak bawa handphone ke sekolah dan alhamdulilah ortu setuju. Makanya kebijakan itu sudah kita jalankan, “katanya.
Baca juga : Tarsan Disambar Babaranjang, Wafat di Rel Kereta
Sita HP Siswa
Untuk memantau apakah siswa membawa handphone ke sekolah atau tidak, maka pihak sekolah rutin melakukan razia ke ruangan belajar siswa.
Selanjutnya, bagi siswa yang ketahuan membawa handphone maka untuk sementara kita sita.
“Handphone akan kita serahkan kembali kepada orangtua atau wali murid, “terangnya.
Baca juga : Korwas SMA OKU RAYA : Ada Pungli? Jangan Diam! Laporkan
Sembilan Jembatan Tua dì Sumsel Diperbaiki, Kabupaten OKU Kebagian Satu Unit
Untuk sistem penerima murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025-2026 wanita yang sedang menempuh pendidikan S3 di bengkulu ini sudah mempersiapkan sedemikian rupa.
Mulai dari panitia ,meja penerima dan lainnya.
“Kita sudah siap dalam menghadapi spmb tahun ajaran 2025-2026, “tandasnya.(15))








