Kabar DesaOKU RAYASumsel

Stunting Tidak Bisa Dihilangkan, Menyerang Tanpa Pandang Bulu

×

Stunting Tidak Bisa Dihilangkan, Menyerang Tanpa Pandang Bulu

Sebarkan artikel ini

Stunting Tidak Bisa Dihilangkan, Menyerang Tanpa Pandan Bulu

Semidang Aji – Penanganan dan pencegahan stunting merupakan salah satu prioritas dana desa. Hal ini dalam upaya mendukung dan menyukseskan program pemerintah pusat pengentasan stunting.

Stunting dikatakan Camat Semidang Aji Dicky Tirta Hadi merupakan isu nasional. Karena menyerang tanpa pandang bulu.

“Mau orang kaya ataupun tidak mampu secara ekonomi bisa saja terkena stunting ini, kegiatan yang positif ini sebagai wujud upaya pemerintah desa mendukung Indonesia Emas di tahun 2025 nantinya, ” ucapnya, Rabu 25 Oktober 2023.

Baca juga :

Kepergok Satpol PP OKU Selatan, Remaja Tenggak Miras di Taman Kota Kicep

Teladani Nabi Muhammad Agar Bertugas dengan Baik

Sekretaris Dinas PMD Kabupaten OKU Ogan Amrin S.STP M.Si mengapresiasi pemerintah Desa Keban Agung, karena sudah melaksanakan program pencegahan penanganan stunting.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah desa, ” ungkapnya.

Dalam kegiatan stunting banyak tahapan kegiatan yang dilakukan. Mulai dari rembuk stunting, rapat triwulan, sosialisasi pencegahan stunting, pemberian makanan tambahan kepada KPM posyandu.

Stunting, sebutnya mungkin sulit dihilangkan karena masih adanya kelahiran. Artinya pemerintah hanya mampu mencegah dan menurunkan persentase anak balita yang terkena stunting.

Baca juga :

IPARI Kabupaten OKU Dikukuhkan, Pertama di Sumatera Selatan

Pedagang Beras Tak Berani Stok Banyak

“Kedepannya kita harus kompak bahu membahu dalam upaya pencegahan stunting, ” tuturnya.

Kepala Desa Keban Agung Idi Aryoni mengatakan kegiatan dilaksanakan menggunakan dana desa tahap ke 2 tahun anggaran 2023. Kegiatan ini mempedomani regulasi prioritas penggunaan dana desa.

“Pesertanya 25 kader posyandu desa Keban Agung, ” sebutnya.

Selain bimtek, pemerintah desa melalui kader posyandu desa sudah menyalurkan pemberian makanan tambahan kepada anak bayi dan balita, dan menggalakan posyandu lansia dan remaja kedepannya.

“Bimtek ini menghadirkan beberapa narasumber profesional tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan, ” tandasnya.

Bimtek dihadiri Sekretaris Dinas PMD Kabupaten OKU, Tenaga Ahli Tim Pendamping Profesional Kabupaten OKU, Kepala Puskesmas Ulak Pandan, PD, PLD, Babinsa Dan Babinkamtibmas Desa Keban Agung. (Rah)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News