Tanah Longsor di OKU : Empat Rumah di Muara Jaya Terancam Ambyar
OKU – Tanah longsor di Kabupaten OKU kembali muncul. Dalam sepekan ini, dua lokasi musibah terjadi di kawasan hulu sungai ogan.
Yakni di Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten OKU. Kini, musibah tanah longsor terjadi di Desa Kemalajaya Kecamatan Muara Jaya Kabupaten OKU.
Tanah longsor yang terjadi di Dusun II Desa Kemalajaya terjadi pada 25 Februari 2025.
Baca juga :
Hujan Angin Disertai Petir Masih Berpotensi di Sumsel, Jumat 28 Februari Siang hingga Dini Hari
Kafilah Kecamatan Uu Ogan Taklukan Kafilah 12 Kecamatan di OKU
Dampaknya, satu unit rumah rusak ringan, namun empat rumah lainnya terancam longsor.
Empat rumah yang terancam ambruk akibat tanah longsor, yakni milik Rahmat, Nopri, Marse, dan Jamri Kepala Dusun II Desa Kemalajaya.
Baco ini lor :
Panen Raya Jagung di OKU, Kapolres OKU : Petani Pahlawan Bangsa
Longsor di OKU, Lima KK Terpaksa Ngungsi
Longsor Pukul 03.00 wib
Selasa, 25 Februari 2025, masyarakat di kawasan Desa Kemalajaya Kecamatan Muara jaya, masih bermain di alam mimpi.
Udara cukup dingin saat itu, setelah hujan, membuat tidur makin lelap. Sampai-sampai, mereka tidak menyadari ada musibah yang mengintai. Tanah longsor.
Benar saja, sekitar pukul 03.00 wib, tanah di Dusun II bergerak. Kontur tanah di tepian sungai menjadi labil, setelah beberapa kali di guyur hujan.
Tanah di belakang rumah Jamri, longsor. Suara gemuruh dan getarannya membangunkan seisi penghuni rumah yang sedang tertidur.
“Kami terbangun, saat keluar rumah dan memeriksa keadaan, ternyata tanah di belakang rumah sudah longsor, ” ujarnyanya.
“Bagian rumah kami mengalami retakan pada dinding bangunan, ” tambah Kepala Dusun II ini.
Baco ini bre :
Sholawat Berkumandang di Tengah Nyala Ribuan Obor Menyambut Ramadhan
Digasak Rampok Rp 400 juta, 50 Suku Emas Lenyap, Bos Minyak Muba Lapor Polisi
Kades Kemalajaya Imbau Warga Waspada
Pasca musibah tanah longsor, Kepala Desa Kemalajaya Rusman meminta warganya waspada. Karena potensi longsor susulan bukan tidak mungkin.
“Warga sudah kami imbau, agar waspada, ” ungkapnya.
Longsor tanah yang terjadi di Dusun II Desa Kemalajaya mencapai kedalaman empat meter, dan panjang 50 meter.
Camat Muara Jaya, Doni Heridadi mengatakan, dampak tanah longsor tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, lima bangunan rumah terdampak.
Pihaknya juga meminta pemerintah Kabupaten OKU bertindak cepat. Karena jarak rumah dengan titik longsoran sekitar 2 hingga 3 meter.
Selain hunian warga, jalan stapak yang berdampingan dengan aliran sungai ogan, berpotensi terdampak.
Karena, jalan setapak dengan titik longsor berjarak kurang dari dua meter. Potensi jalan terputus cukup besar, apalagi hujan masih bakal mengguyur hingga awal Maret 2025. (13)












