OKU SELATAN — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Gedung Wani, Kecamatan Runjung Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Minggu (12/4/2026) siang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga unit rumah hangus terbakar dan dua lainnya mengalami kerusakan berat.
Insiden terjadi sekitar pukul 11.56 WIB. Laporan awal diterima petugas pemadam kebakaran dari warga setempat yang menginformasikan adanya kobaran api di kawasan permukiman.
Kepala Bidang Pemadaman, Rison Effendi, SE, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel menuju lokasi begitu menerima laporan.
BACA JUGA
Panas Bedengkang, Kijang VS Motor Tabrakan dì Jalan Lintas Padang Bindu, Pemotor Gelosor dì Aspal
“Tim bergerak pukul 11.56 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIB dengan tiga unit mobil pemadam, terdiri dari dua unit dari Pos Muaradua dan satu unit dari Pos Kisam Ilir,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Proses penanganan berlangsung cukup lama mengingat api telah membesar saat tim tiba.
Pemadaman dan pendinginan dilakukan selama kurang lebih tiga jam hingga api berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Berdasarkan data sementara, tiga rumah yang habis terbakar masing-masing milik Suharmi (59), almarhum Nuryakin/Maryana, dan Masdan (60).
BACA JUGA
Bertahun-tahun Sampah Menyumbat, Lurah Bandar Agung Ranau Turun Tangan
Sementara itu, dua rumah yang mengalami kerusakan berat diketahui milik Hendriyadi (35) dan Ali Rahman (40).
Dari hasil penyelidikan awal, sumber api diduga berasal dari rumah milik almarhum Nuryakin/Maryana. Adapun penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik.
Bupati OKU Selatan Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran
Bupati Ogan Komering Ulu Selatan, Abusama, S.H., turun langsung ke lokasi kebakaran pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kehadiran Bupati di tengah masyarakat menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah.
Dalam kunjungannya, ia memberikan dukungan moril kepada para korban serta meninjau langsung kondisi di lapangan pascakejadian.
Bupati juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian maupun gangguan instalasi listrik.
BACA JUGA
Bocah 2 Tahun di Muaradua Nyemplung Sungai, Dìtemukan Wafat
“Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan bersama-sama menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pesannya.
Dalam proses penanganan kebakaran, petugas pemadam kebakaran turut dibantu oleh aparat Polsek Runjung Agung serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa. (red)












