Ulama – Umaro Harus Bersatu Bina Umat
OKU – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten OKU masa khidmat 2025-2030 resmi dikukuhkan.
Pengukuhan dipimpin oleh Ketua umum MUI Provinsi Sumsel, Prof. Dr. KH. Aflatun Muchtar, MA, melalui ketua komisi Fatwa DR.Nurkholis ,S.Ag.,M.Pd.I di pendopo rumah dinas Bupati OKU, 1 Mei 2025.
Ketua umum MUI OKU, K.H Rokhmat Subeki mengatakan siap membantu program Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan umat.
Mengingat, ulama dan umaro merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
Oleh sebab itu, MUI OKU bersama umara dan stakeholder di Bumi Sebimbing Sekundang berkolaborasi dalam membina umat.
“MUI OKU membuka diri dan siap berkolaborasi dalam membina umat di OKU, “katanya.
Baca juga :
Yakin Jadi Pemersatu Bangsa
Ketua umum MUI Provinsi Sumsel, Prof. Dr. KH. Aflatun Muchtar, MA, melalui ketua komisi Fatwa DR.Nurkholis ,S.Ag.,M.Pd.I yakin dan percaya MUI OKU akan menjadi pemersatu Umat di kabupaten OKU.
Dimana MUI adalah Wadah Musyawarah para Ulama, Zu’ama, dan Cendekiawan Muslim di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia.
“Begitu juga dengan MUI Kabupaten OKU, di bawah kepemimpinan ketua MUI OKU K.H Rokhmat Subeki dan jajarannya, umat muslim di OKU akan bersatu dan aman serta pembinaan melalui program-program, “Katanya.
Baca juga :
Awan Tebal Selimuti Sumsel, Awas Potensi Cuaca Petang Nanti Bisa Ekstrim
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyambut baik tawaran MUI OKU untuk bersama memajukan program pemerintah daerah.
Menurut Teddy salah satu poin tujuan dibentukanya MUI adalah sebagai jembatan penghubung antara ulama dan pemerintah.
Untuk itu Teddy mengajak MUI untuk membuat program bersama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga kehadiran MUI OKU dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Nanti kita buat program bersama untuk umat, ” ujarnya.
Baca juga :
Pecinta Drag Bike di OKU Timur Menginginkan Sirkuit Permanen untuk Menyalurkan Hobi
Ia mencontohkan langkah Gubernur Jawa Barat Deddy Mulyadi membuat terobosan program remaja atau pemuda yang nakal ini dimasukan pendidikan ala militer biar mereka berubah menjadi baik.
“Namun kalau saya mungkin pendidikan agama yang lebih ditanamkan biar mereka ingat akan kebaikan, nah ini lah peran kita bersama,” tukasnya.
Hadir dalam acara pelantikan wakil bupati OKU H Marjito Bachri , forkompimda OKU, kepala OPD dan tamu undangan.(15)












