HeadlineOKU RAYASumsel

Panti Pijat Esek Esek Menjamur Di Baturaja, Warga Gerah

×

Panti Pijat Esek Esek Menjamur Di Baturaja, Warga Gerah

Sebarkan artikel ini

Panti Pijat Esek Esek Menjamur Di Baturaja, Warga Gerah

//Kelurahan tak berikan izin

 

BATURAJA, OKUSATU.ID – Munculnya panti pijat di kawasan Kelurahan Batukuning, menuai kritik keras masyarakat.

 

Karena disanyelir, panti tersebut memberikan layanan lebih.

 

Masyarakat dibuat gerah, apalagi jumlahnya kini tidak lagi sedikit.

 

BACA JUGAIstri Tinggalkan Suami Demi Oknum Pak Kades, Diam-Diam ke Hotel Ternyata Bobo Bareng 

Masyarakat dibuat tidak nyaman, karena bisnis tersebut.

 

“Lah menjamur kak, ngeri nian. Minta tolong nian pemerintah kelurahan lakukan penertiban, jangan sampai kelurahan ini tercemar,” ujar salah satu warga yang minta identitasnya disembunyikan.

 

Kehadiran panti pijat, kata dia, mulai terlihat bermunculan sejak tahun lalu.

BACA JUGA Kepergok Bersama Selingkuhan, Istri di OKU Timur Babak Belur Dihajar Suami

Namun ia tidak mengetahui pasti, soal perizinan usaha tersebut dari kelurahan.

 

“Karena berani buka, mungkin ada izin usaha dari pihak terkait, ” tuturnya.

 

Pada dasarnya, masyarakat tidak melarang seseorang membuka usaha yang sifatnya positif.

 

BACA JUGA Icon Kabupaten OKU, Potensi Ini Yang Ditawarkan DPC PKS OKU 

 

Apalagi jika usaha tersebut mampu merekrut warga lokal.

 

“Tapi kalau panti pijat, kesannya sangat negatif, ” ungkapnya.

 

Lurah Batukuning Richi Sefransyah mengaku sudah mengetahui informasi tersebut.

 

Bahkan, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada pemilik usaha.

BACA JUGA Mempelai Pria Minggat Jelang Akad, Calon Istri Terpaksa Ijab Sama Calon Ayah Mertua

“Kami melarang tidak bisa, memberikan izin juga tidak. Tapi yang jelas, untuk izin usaha panti pijat, tidak kami berikan, ” tegasnya.

 

Menurut pengamatannya, ada tiga kawasan yang diduga membuka usaha tersebut.

 

Yakni, di kawasan SPBU Batukuning, di kawasan tugu adipura, serta di ujung kelurahan sebelum perbatasan dengan Desa Karang Agung.

 

“Tapi sampai hari ini belum tertangkap tangan, kedok usahanya, ” katanya.

BACA JUGA Belum Puas Main HP Baru, Udah Diangkut Petugas Ajah

Pihaknya akan menutup usaha tersebut, jika sampai terjadi keributan.

 

Terlebih lagi, jika masyarakat membuat laporan tertulis, akan ditindakalanjuti.

 

“Bisa ditertibkan, tapi masyarakat harus lapor tertulis, nanti kami koordinasikan dengan Satpol PP, ” tuturnya.

 

Ia juga menekankan kepada bawahannya, agar tidak menerima apalagi menarik upeti dari usaha tersebut. Karena akan berakibat fatal.

 

“Jangan coba-coba nak narik setoran. Kalau TKS yang melakukan akan saya berhentikan, kalau ASN akan saya rekomendasikan mutasi, ” tegasnya. (ofa)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News