Jalan Lintas Sumatera Jambi-Sumbar Putus! Banjir Mengamuk, Kendaraan Terjebak Macet
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bungo, Jambi, sejak Sabtu malam (1/3/2025) membuat Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) amblas dan terputus total.
Derasnya arus banjir menghantam badan jalan hingga mengikis gorong-gorong, menyebabkan longsor di Dusun Siri Sekapur, Kecamatan Jujuhan.
BACA JUGA Muratara Terendam Banjir, 3 Hari 6 Kecamatan Terdampak
Aliran Sungai Tukum yang terus meluap memperparah kondisi hingga membelah jalan menjadi dua bagian. Akibatnya, kendaraan dari arah Jambi menuju Sumatera Barat (Sumbar) dan sebaliknya tak bisa melintas. Antrean panjang kendaraan pun tak terhindarkan.
Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Jalinsum
Sejak pukul 14.00 WIB, air bah terus menghantam gorong-gorong yang berada di bawah jalur utama Jambi-Sumbar. Debit air yang kian meningkat akhirnya menghancurkan struktur jalan hingga amblas.
“Kami melihat air Sungai Tukum naik drastis sejak dini hari. Arusnya begitu deras hingga akhirnya menggerus badan jalan,” ujar AKP M. Noer, Kasi Humas Polres Bungo.
BACA JUGA Awas ! Potensi Hujan Petir Muncul di wilayah Sumsel, Berawan Tebal Lebih Dominan
Tak hanya merusak jalan, longsor juga menghantam sebuah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Beruntung, pemilik rumah sempat menyelamatkan diri sebelum material longsor menimpa bangunan.
Macet Panjang, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Kemacetan mengular sepanjang Jalinsum, baik dari arah Jambi maupun Sumbar.
Kendaraan besar seperti truk dan bus terjebak di lokasi tanpa kepastian kapan jalan bisa dilalui kembali.
Polisi yang berjaga di lokasi mengarahkan pengendara untuk mencari jalur lain agar perjalanan tetap bisa berlanjut.
“Bagi pengendara minibus, kami menyarankan untuk melewati jalur alternatif melalui Jalan Padang Lamo yang melintasi Desa Pulau Batu, Kecamatan Jujuhan Ilir,” kata Noer.
Hingga kini, petugas gabungan dari kepolisian dan dinas terkait terus berupaya menangani situasi agar akses bisa kembali normal.
Sementara itu, warga sekitar diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan ancaman banjir susulan masih membayangi. (*)






