Tiga Hari Enam Kecamatan di Muratara Terendam Banjir
Muratara – Tiga hari telah berlalu, namun kawasan pemukiman di enam kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel masih direndam banjir. Meski sudah ada yang berangsur surut.
Banjir yang melanda enam kecamatan ini di picu tingginya hujan dengan intensitas deras, sehingga membuat sungai meluap dan merendam daratan setinggi 50 cm.
“Rumah dan jalan yang terendam banjir. Tapi berangsur susut, ” ujar Kabid Kedarurat dan Logistik BPDB Muratara, A Yulian.
Banjir, jelas dia masuk fase puncak pada 28 Februari 2025 lalu, sehari menjelang ibadah puasa.
Namun, pada 2 Maret 2025 secara perlahan, genangan air yang menutupi daratan kawasan pemukiman, perlahan menarik mundur.
“Kecamatan Rawas Ilir belum susut, lima kecamatan lainya sudah mulai, ” jelasnya.
baca juga :
Judi Remi Jelang Ramadhan, Delapan Remaja Madesu di Mura Masuk Sel
Pemadaman Listrik di OKU Dijadwalkan 5 Jam, Wilayah Ini Saja Terdampak
Enam kecamatan yang di rendam banjir akibat curah hujan beberapa hari belakangan, antara lain : Kecamatan Ulu Rawas, Rawas Ilir, Karang Dapo, Rupit, Karang Jaya, dan Rawas Ulu.
Kendati sudah mulai mengering, namun ada potensi banjir bakal terjadi, jika curah masih seperti beberapa hari lalu.
“Berdoa saja semoga tidak terulang, ” pesannya.
Rawas Ilir Terakhir Surut dari Banjir
Hingga kini, masyarakat Kecamatan Rawas Ilir masih berjuang dengan banjir. Kecamatan paling ujung ini, menjadi kecamatan terakhir surutnya banjir.
Yulian mengaku tidak tahu persis, kapan banjir di Rawas Ilir berakhir. Karena, kecamatan tersebut merupakan daerah luapan air sungai Rawas. (13)












