OKUSATU.id – Udara dingin di malam hari, dirasakan masyarakat Kota Baturaja sejak beberapa hari belakangan. Sedikitnya ada tiga orang yang mengkonfirmasi suhu udara yang dianggap tidak biasa.
“Dingin dak sih ? atau cuma saya sendirian, “ Tanya Bagus, pada suatu malam di musim kemarau, Juni 2025. Saat itu, waktu menunjukkan jarum jam pukul 21.30 wib.
“Dingin, tapi di bagian kaki saja, kalau badan belum, “ jawab, Riski rekannya.
Menurut mereka, agak lucu dengan suhu udara yang turun saat musim kemarau. Apalagi, pada awal Juni 2025, suhu udara siang maupun malam, sama-sama bikin gerah.
“Apalagi pada 14 Juni 2025 siang, matahari terhalang mendung, tapi udara gerah sekali. Seharian gak pakai baju,” tuturnya.
Baca juga :
Ngeri ! Mahasiswa jadi Bandar Narkoba
Dipaksa B*gil Lalu Direkam dan Dishare, Pelakunya 3 Cewek Loh !
BMKG Sebut Kondisi Normal
Sebenarnya, fenomena suhu udara yang turun di malam hari, adalah hal yang normal. Apalagi, berdasarkan penjelasan BMKG, kemarau tahun ini masih terjadi turun hujan dengan skala ringan.
Kondisi ini membuat suhu udara terjadi perubahan yang sangat signifikan, baik siang maupun malam. Siang bikin gerah, dan malam membuat tubuh menggigil menahan dingin.
“Suhu udara siang maksimal 31 derajat, tapi untuk hari ini 27 derajat, sementara di malam hari, udara bisa turun sampai 24 derajat, “ ujar Kepala Unit Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani.
Masih kata Sinta, kondisi ini dipicu aktifnya MJO yang menyebabkan munculnya potensi hujan yang merata di langit Sumatera Selatan.
Baca juga :
Rekening Penerima Bansos Dipantau Mensos, Ada Apa ?
3 Juta Kendaraan dì Sumsel Ogah Bayar Pajak, Deru Soroti Kendaraan Perusahaan
Suhu Turun Sampai 5 Hari Kedepan
Bahkan masih kata Sinta, potensi ini masih akan berlaku hingga beberapa hari kedepan selama Juni 2025.
“Lima hari kedepan masih berpotensi hujan. Skalanya ringan dan sedang, dan terjadi hampir di seluruh Sumsel, “ ungkapnya.
Perubahan cuaca ini tidak akan bertahan lama, pada akhir pekan Juni 2025, suhu udara akan kembali meningkat hingga maksimal 35 derajat.
“Menjelang puncak kemarau suhu udara naik hingga 35 derajat, karena diperkirakan tidak ada potensi hujan, “ tandasnya. (13)












