Pengembangan Wisata Danau Ranau: Bupati Abusama Beri Lampu Hijau Investasi PT Makefa dengan Syarat Ketat
MUARADUA – Pintu investasi pariwisata di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan kembali terbuka lebar. Bupati OKU Selatan, Abusama, S.H., menyambut langsung kedatangan manajemen PT Makefa Ranau Rantau di ruang kerjanya, Senin (01/12/2025), guna membahas rencana besar pengembangan kawasan ikonik Danau Ranau.
Dalam pertemuan strategis tersebut, Tim Teknis PT Makefa, Habibi, S.T., memaparkan secara rinci ambisi perusahaan untuk membangun sejumlah sarana pariwisata baru.
Tidak sekadar membawa modal, Habibi menegaskan bahwa pihaknya memprioritaskan kepatuhan terhadap regulasi daerah sebelum meletakkan batu pertama.
BACA JUGA PBB Dihapuskan, MUI : Pajak Bukan Cara Elok
“Kami datang untuk meminta arahan langsung. Kami ingin pemerintah daerah mendampingi kami meninjau lokasi, memastikan setiap jengkal pembangunan nanti berdiri di atas aturan yang benar dan legal,” ungkap Habibi.
Senada dengan Habibi, perwakilan PT Makefa lainnya, Wahid, juga menekankan pentingnya supervisi pemerintah. Ia berharap sinergi ini dapat meminimalisir risiko pelanggaran aturan di kemudian hari.
Investasi Wajib Taat Aturan
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Abusama memberikan apresiasi tinggi atas minat investor yang ingin memajukan sektor pariwisata daerah. Namun, orang nomor satu di OKU Selatan ini memberikan catatan tebal: investasi harus berjalan tegak lurus dengan peraturan yang berlaku.
BACA JUGA Batas Akhir Penyampaian Realisasi Dana Hibah 24 Desember 2025
“Pemerintah daerah sangat menghargai rencana ini. Namun, saya tegaskan, ikuti aturan mainnya. Investor harus paham mana zona yang boleh dibangun dan mana yang terlarang. Perizinan bukan sekadar formalitas, tapi syarat mutlak,” tegas Abusama.
Lebih jauh, Abusama menjamin bahwa jajarannya siap memberikan dukungan penuh (support) selama investasi tersebut membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat dan tidak menabrak peraturan daerah (Perda).
“Silakan berkoordinasi teknis. Selama regulasi terpenuhi, kami pastikan investasi ini akan kami dukung karena muaranya adalah kesejahteraan masyarakat OKU Selatan,” tambahnya.
Audiensi ini turut melibatkan sejumlah pejabat kunci untuk memastikan koordinasi lintas sektor berjalan cepat, di antaranya Asisten III, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Kepala Dinas terkait seperti Disparbud, PUPR, dan Perkim. (ant)












