Headline

Gegara Ini, Koper Jemaah Haji Asal Embarkasi Palembang Dibongkar Petugas X Ray Jeddah

×

Gegara Ini, Koper Jemaah Haji Asal Embarkasi Palembang Dibongkar Petugas X Ray Jeddah

Sebarkan artikel ini
Benda asing yang membuat sinyal X Ray berfungsi. Benda yang terdeteksi itu, membuat petugas memaksa untuk memeriksa isi koper tersebut.
Benda asing yang membuat sinyal X Ray berfungsi. Benda yang terdeteksi itu, membuat petugas memaksa untuk memeriksa isi koper tersebut.

Gegara Ini, Koper Jemaah Haji Asal Embarkasi Palembang Dibongkar Petugas X Ray Jeddah

OKUSATU.id – Suasana Bandara King Abdulazis Jeddah mendadak sangat sibuk. Bukan karena banyaknya koper jemaah haji yang berdatangan.

Namun dipicu adanya benda di dalam koper jemaah haji yang terdeteksi alat detektor, dan ini mengundang kecurigaan petugas X Ray di bandara internasional tersebut.

Benda asing yang membuat sinyal X Ray berfungsi. Benda yang terdeteksi itu, membuat petugas memaksa untuk memeriksa isi koper tersebut.

Baca juga :

Tak Ada PHK Masal Guru Non ASN, GTK Siapkan Seleksi Agar Status Jelas

Satpol PP Sita Puluhan Botol Miras dari Pagar Dewa

Koper yang menjadi pusat perhatian itu diketahui milik jemaah haji asal embarkasi Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Koper yang diduga membawa benda aneh dengan jumlah yang cukup banyak, dibongkar petugas. Hanya beberapa saat, benda yang membuat petugas X Ray curiga akhirnya terbongkar.

Tempe orek dikemas di dalam koper. Jumlahnya cukup banyak mencapai 5 kg. Makanan tersebut yang membuat petugas curiga.

Tim Bagasi Bandara Jeddah M Riza Fahlevi kemudian menjelaskan kepada petugas. Jika makanan yang terdeteksi di bandara, adalah makanan.

Baca juga :

Tetapkan 5 Presidium KAHMI dan Ketua Baru FORHATI OKU Timur Periode 2026–2031

Pajak Kendaraan “Diburu” hingga ke Halaman Parkir

“Kami jelaskan kepada petugas, jika itu makanan, “ ujarnya, Senin 11 Mei 2026.

Setelah mendapat penjelasan dari tim bagasi Indonesia, petugas mengizinkan makanan tersebut dibawa jemaah.

Selain tempe orek, petugas X Ray juga mencurigai adanya jemaah yang membawa minyak zaitun. Hanya saja, benda tersebut dikemas dengan bentuk kemasan yang mengundang kecurigaan.

Minyak zaitun dikemas berlapis dengan lakban. Kemasan inilah yang membuat petugas X Ray memaksa, agar kemasan tersebut dibongkar.

Terkait dua insiden tersebut, Riza meminta jemaah haji tidak membawa banyak makanan serta tidak mengemas benda dengan kemasan yang mengundang kecurigaan.

“Kalau banyak koper yang dibongkar, ini menghambat distribusi koper ke hotel, “ tandasnya. (13)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di OKU SATU