Hukum & KriminalSumsel

Juni Disikat Polisi Lagi Nonton Kuda Lumping

×

Juni Disikat Polisi Lagi Nonton Kuda Lumping

Sebarkan artikel ini

Juni Disikat Polisi Lagi Nonton Kuda Lumping

OKU SATU – Alunan musik yang menjadi kekhasan tontonan kuda lumping, menggema. Para penari jaranan, bergerak lincah mengikuti alunan irama tersebut.

Kuda lumping yang digelar pada Minggu malam 8 Oktober 2023 sangat menghibur masyarakat Kelurahan Kemelak Bindung Langit. Namun tidak bagi Juni.

Pemuda 21 tahun warga Kelurahan Kemelak Bindung Langit itu, justru ditangkap petugas Polsek Baturaja Timur pada pukul 22.00 wib.

Baca juga :

Seberangi Sungai Desa, Warga Oku Selatan Langsung Pindah Alam

Rescue DPKP OKU Berlatih Keterampilan Penyelamatan Ketinggian

Petugas merenggut kebebasannya, karena keterlibatannya pada kasus pencurian yang dilancarkannya pada Maret 2022 petang.

“Pelaku diamankan saat sedang menonton Kuda Lumping di dekat rumahnya, ” ujar Kapolres OKU AKBP Arif melalui Kanit Reskrim Baturaja Timur, Iptu Bagus Randhika S.Tr.K., M.Si.

Juni terlibat aksi pencurian besi rel kereta api di Kelurahan Kemelak bersama empat orang rekannya.

Namun rekan “satu profesinya” sudah lebih dulu meringkuk di sel tahanan. Karena kepergok petugas, dan tak bisa melarikan diri.

Baca juga :

Tanam Pohon dan Tebar Benih Ikan, H Teddy : Sumbangsih IKA SMANSA untuk Kelestarian

Suhu Panas Ekstrim Terjang Kabupaten OKU, Tembus 38 Derajat Celcius

Maling Besi Rel Kereta Api

Keempat rekan Juni di antaranya : Wigana, Yudi, Hendra dan Toton.

Aksi pencurian besi kereta api diawali pada 24 Maret 2022 petang pukul 16.00 wib. Saat itu, Juni sedang di rumahnya.

Wiguna rekan mainnya datang menghampiri. Namun bukan untuk main, tapi merencanakan pencurian.

Tidak main-main, barang yang jadi targetnya adalah besi rel kereta api. Juni menyetujui rencana Wiguna.

Namun sebelum beraksi, keduanya berangkat ke kawasan gunung pasir Desa Tanjung Baru.

Baca juga :

Satgas Karhutlah OKU Terima Laporan Kebakaran Tiap Jam, Ribuan Hektar Ambyar

Disengat Api, Diselimuti Asap, Delapan Jam Bergelut dengan Kebakaran

Keduanya lantas mengajak Hendra, Toton dan Yudi untuk beraksi. Selain itu mereka juga membawa 1 (satu) set alat mesin las potong.

Setelah itu mereka bertolak bersama-sama ke lokasi di Kelurahan Kemelak tak jauh dari rumah Wiguna.

Langkah pertama aksi pencurian rel kereta api berjalan mulus. Batangan besi rel sepanjang 5 meter, berhasil didorong hingga ke samping rumah Wiguna.

Namun nahas, saat hendak memotong batangan besi menjadi beberapa bagian, petugas dari Polsek Baturaja Timur menggerebek aksi mereka.

Empat tersangka tidak bisa berkutik. Sementara Juni dengan jurus langkah seribu, berhasil kabur dari buruan petugas.

Selain empat tersangka, polisi turut mengamankan Yamaha V Xion, bentor warna hitam. Kemudian empat batangan besi rel sepanjang 1 hingga 1,5 meter.

1(satu)set Alat Las yg terdiri dari 1 (satu) tabung oksigen dan stang angin, 1(satu) pukul besi bergagang Plastik warna hitam, dan 1(satu) ember plastik warna orange. (wen)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News