Pasca Ditimpa Pohon, Rumah Sumantri Dibangun Kembali, Bahannya dari Pohon yang Merusak Rumahnya
KISAM ILIR – Rumah Sumantri warga Desa Tanjung Jati Kecamatan Kisam Ilir yang nyaris ambruk akibat ditimpa pohon tumbang, pada Sabtu 18 November 2023 malam, dibangun kembali.
Pembangunan rumah yang dihuni empat orang itu, dilakukan gotong royong Kepala Desa Tanjung Sakti bersama warga desa setempat.
Hebatnya, karena pohon cempaka besar yang menimpa rumah tersebut, dari pohon cempaka itu juga, rumah baru Sumantri kembali dibangun.
Kepala Desa Tanjung Jati Diman Azis mengatakan, saat evakuasi pohon cempaka yang menimpa rumah Sumantri, ia meminta tim BPBD OKU Selatan tidak memotong batang pohon cempaka.
“Biar kami yang motong (pohon cempaka), karena besok mau dijadikan bahan bangun rumah, ” ujarnya.
Baca juga :
Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga OKU Selatan, Nyaris Makan Korban
Mubaligh PD Muhammadiyah OKU Diterjunkan ke 13 Kecamatan di OKU
Gapura Batas Desa Pusar Nyaris Ambruk, Kali Kedua di 2023
Pada Minggu 19 November pagi, Dia bersama warga bergotong royong membersihkan puing-puing material bangunan.
Pohon cempaka yang tumbang, dipotong-potong menjadi bahan bangunan yang akan digunakan pembuatan rumah korban.
“Bahannya dari pohon yang tumbang. Alhamdulillah sudah berdiri tegak bangunan rumah Sumantri, “jelasnya.
Kepada okusatu.id, Sumantri menceritakan peristiwa yang nyaris merenggut nyawa seluruh penghuni rumah.
Pada Sabtu petang, ungkap Sumantri, hujan mengguyur deras di desa tersebut. Angin kencang yang mengiringinya menjadikan suasana mencekam.
Di dalam rumah berkonstruksi kayu, satu keluarga : Sumantri, istri dan dua anaknya sedang menonton televisi. Namun, karena hujan disertai angin kencang, televisi langsung dimatikan.
“Khawatir disambar petir, televisi buru-buru saya matikan, ” ucapnya.
Cuaca di luar rumah makin menggila. Pohon cempaka besar di depan rumah Sumantri yang ditanam Almarhum kakaknya, tiba-tiba ambruk didorong angin kencang.
Pohon cempaka sebesar drum besi itu, menimpa telak bangunan yang sedang berisi empat orang. Kursi tempat keponakannya duduk saat nonton televisi, dihajar pohon besar itu. Pohon kelapa di belakang rumah Sumantri, ikut tertimpa. Tumbang juga.
Yang maha kuasa melindungi empat orang tersebut. Pohon cempaka yang tumbang itu, hanya merusak bangunan dan barang-barang di dalam rumah.
“Alhamdulillah tidak memakan korban. Hanya kening istri saya lecet, ” katanya.
Warga desa serta Kades Diman Azis yang mendengar musibah itu langsung ke lokasi. BPBD OKU Selatan juga dipanggil datang.
Evakuasi dilakukan, hanya pemotongan batang cempaka yang ditunda esok pagi, karena pohon itu yang akan dibikin rumah baru. (Anto)












