HeadlineOKU RAYASumsel

Mesin Terbakar, Pipa PDAM Jebol

×

Mesin Terbakar, Pipa PDAM Jebol

Sebarkan artikel ini
Petugas tehnik PDAM OKU memperbaiki pipa transmisi Booster STM yang pecah akibat tekanan air dan jalan di pertigaan Desa Air Paoh. Selain itu, pompa distribusi di booster Sekarjaya terbakar. Foto : Istimewa.

Mesin Terbakar, Pipa PDAM Jebol

BATURAJA TIMUR – Pelanggan PDAM di Kelurahan Sekarjaya, selama dua hari terakhir mengaku kesulitan mendapatkan air bersih.

 

Padahal, air merupakan kebutuhan dasar untuk kehidupan sehari-hari. Wajar saja jika selama dua hari, air tak mengalir pelanggan menggerutu.

Direktur PDAM OKU H Abi Kusno melalui Kasi Distribusi Syaiful menjelaskan, penyebab terganggunya distribusi air bersih di Sekarjaya, karena mesin distribusi air terbakar.

BACA JUGA Aksi Bej4t Bapak Tiri L4knat, Nòdai Anak Hingga Beranak

BACA JUGA Calon Dirut PDAM Didominasi Luar OKU

BACA JUGA Nunggak Bayar PDAM, Kejari OKU Turun Tangan

“Terbakar pada bagian beering pompa distribusi di Booster Sekarjaya, ” ujarnya.

Gangguan tersebut, jelas dia, terjadi sekitar tiga hari belakangan. Hal ini, karena petugas harus mengganti beering pompa yang terbakar.

“Di Baturaja tidak ada, jadi harus dipesan dari Palembang. Sekarang masih perbaikan, ” jelasnya.

 

BACA JUGA Pelamar Dirut PDAM Terancam Sepi, Syaratnya Bikin Geleng-Geleng

Terbakarnya beering pompa, karena pompa berkapasitas 20 liter/detik ini, karena mesin tersebut beroperasi sendiri. “Cuma malam mesin istirahat, ” terangnya.

Selain kerusakan pompa di booster Sekarjaya, PDAM juga mengganti pipa transmisi induk ke booster STM di pertigaan Desa Air Paoh. Hal ini karena, pipa tersebut pecah.

“Pecah karena tekanan air dan jalan. Sudah selesai tinggal uji coba, ” tandasnya.

Sementara itu, beberapa pelanggan PDAM di Perumahan RS Sriwijaya mengaku sudah dua hari ini distribusi air dariPDAM tak lancer.

“Sudah dua hari ini dak ngalir lancar,” ucap salah seorang pelanggan.

“Kami dak tahu apa kendala yang dihadapi PDAM. Tapi kami berharap PDAM dapat segera mengatasinya,” harapnya (Ofa)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News