OKUSATU.ID – Bronjong di Desa Kelumpang Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten OKU ablasi ditarik derasnya aliran sungai ogan.
Bronjong tersebut, merupakan sarana penahan tanah yang terpasang di tepian aliran sungai ogan.
Namun, hujan yang terjadi pada Rabu 13 Agustus 2025, bronjong tersebut melorot ditarik arus sungai.
BPBD Kabupaten OKU mendapat laporan terkait melorotnya bronjong penahan dinding sungai pada Jumat 15 Agustus 2025, langsung meluncur ke lokasi.
“Ablasi dipicu hujan deras di hulu sungai Ogan, Rabu 13 Agustus pukul 17.30 wib, “ ujar Kepala BPBD OKU Januar Effendi melalui Pusdalops Gunalfi.
Baca juga :
Simpan Delapan Paket Sabu di Balik Kolor Terancam Hukuman Seumur Hidup
Pangan Murah di Polsek Lubuk Raja Batasi 2 Sak Per KK
Meski tidak ada korban jiwa maupun berdampak ke fasilitas di dekatnya, namun ablasi tersebut membuat bronjong rusak sepanjang 52 meter.
Kondisi ini, mengancam rumah warga serta rumah ibadah yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut.
“Tidak ada korba jiwa atau fasilitas warga. Hanya beronjong yang rusak. Kepada masyarakat harus waspada ketika di daerah itu, “ tandasnya. (13)










