OKU SATU – Heboh di media sosial kaburnya seorang guru di Kabupaten OKU Timur. Guru asal Desa Gantiwarna BK 12 Kecamatan Belitang III, kabur dari rumah sejak Jumat 13 Juni 2025.
Hingga hari ini, Rabu 18 Juni 2025 belum diketahui keberadaan pasti Yunita. Namun, pihak keluarga sedikit merasa tenang, karena sepucuk surat yang ditinggalkan Yunita.
Surat tersebut ditujukan untuk orangtuanya yang disimpan rapi di bagasi sepeda motor, bersama ponsel miliknya.
“Surat berisi permintaan (Yunita) agar tunangan dibatalkan, “ ujar Kapolsek Belitang III, Iptu Sapariyanto, dilansir id.sumsel.
Selain berisi permintaan pertunangan yang dibatalkan, Yunita juga meminta kepada orangtuanya, agar barang seserahan yang diberikan calon mempelai laki-laki dikembalikan.
“Kalau permintaan dipenuhi, ia janji akan pulang, “ sambungnya.
Baca juga :
Hayoloh… Puluhan Mobil Dinas Lenyap Tanpa Jejak
Kecewa Ditinggal Nikah, Pasangan Sesama Jenis Hab*si Kekasihnya
Polisi Sebut Bukan Soal Kriminal
Polsek memastikan, hilangnya Yunita bukan karena kasus criminal, tapi persoalan pribadi. Karena ini, pihak keluarga tidak membuat laporan polisi.
“Calon mempelai prianya tetangga sendiri, “ sebutnya.
Yunita kabur meninggalkan rumah pada Jumat 13 Juni seusai pulang mengajar dengan mengendarai sepeda motor.
Namun di tengah pelariannya, motor yang ditungganginya rusak. Ia menghubungi ayahnya menyampaikan kerusakan.
Ayah ke lokasi, namun ia hanya mendapati sepeda motornya sudah berada di bengkel, sementara Yunita lenyap entah kemana.
Pemilik bengkel menyebut, melihat Yunita pergi bersama wanita paruh baya mengendarai sepeda motor Honda supra. (13)












