OKU RAYA

Bunda PAUD OKU Sabet Penghargaan dari Kemendikdasmen RI, Hj Zwesty : Alhamdulillah

×

Bunda PAUD OKU Sabet Penghargaan dari Kemendikdasmen RI, Hj Zwesty : Alhamdulillah

Sebarkan artikel ini

Bunda PAUD OKU Sabet Penghargaan dari Kemendikdasmen RI, Hj Zwesty : Alhamdulillah

OKUSATU.id – Bunda PAUD OKU Hj Zwesti Karenia Teddy SE meraih penghargaan Apresiasi atas Komitmen dan dukungan program wajib belajar 9 tahun dari Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia tahun 2026.

Penghargaan tersebut diterima bunda Paud OKU dalam acara Apresiasi Bunda Paud Se Sumsel Oleh Kementerian Pendidikan dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia yang di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumsel, Kamis, 22 Januari 2026.

“Alhamdulillah dan ucapan terima kasih kepada Kemendikdasmen atas penghargaan ini, ” kata Zwesti kepada jurnalis Okusatu.id.

 

Baca juga :

Hujan Ringan Guyur Sumsel di Akhir Pekan, Empat Daerah Berpotensi Hujan Disertai Petir

Jalan Baru di OKU Selatan Diresmikan Gubernur Sumsel, Abusama Ungkap Dampaknya

 

Ibu tiga anak ini, menyatakan akan terus berkomitmen dan mendukung program pemerintah melalui wajib belajar 9 tahun di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Menurutnya, program wajib belajar 9 tahun yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional di Indonesia.

“Cakupan Pendikan 9 tahun adalah 6 tahun pendidikan dasar(SD) dan 3 tahun pendidikan menengah pertama(SMP), ” sebutnya.

Dilanjutkan putri pasangan Drs H Kuryana Azis (Alm) dan Hj Badiar Dewi yang merupakan mantan bupati OKU ini, alasan dukungan terhadap pendidikan wajib belajar 9 tahun adalah, meningkatkan Kualitas SDM.

 

Baca juga :

Pelantikan Pimpinan BAZNAS OKU Tunggu Rekomendasi BAZNAS RI

Perubahan Pola Operasi Gas Prabumulih Perkuat Ketahanan Energi Nasional

 

Program ini membantu mencetak generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar yang cukup, sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan mendukung perkembangan negara.

Kemudian mewujudkan Pemerataan Akses. Program ini memberikan kesempatan yang sama bagi semua anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan minimal 9 tahun, membantu mengurangi kesenjangan pendidikan antara kota dan desa, serta antara kalangan kaya dan miskin.

Meningkatkan Literasi dan Numerasi. Dengan menyelesaikan pendidikan minimal 9 tahun, masyarakat akan memiliki kemampuan literasi dan numerasi yang lebih baik, yang sangat penting dalam menghadapi tantangan dan persaingan di dunia kerja serta dalam kehidupan sehari-hari.(15)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News