Di sekap Gas Beracun, Dua Warga Empat Lawang OTW Alam Barzah
Empat Lawang, okusatu – Menguras sumur kerap di lakukan warga, khususnya saat kemarau. Namun saat pengurasan sebaiknya tidak ceroboh.
Sebelum melakukan beberapa hal untuk memastikan keamanan di dalam sumur, wajib di lakukan agar sumur tidak menelan korban jiwa.
Inilah yang terjadi di Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan. Dua orang pemuda tew*s sekaligu di dasar sumur.
Peristiwa itu terjadi Minggu 10 September 2023. Korbannya Andra Sukasta (30) dan Joni Iskandar (20).
Baca juga :
Balita Ditemukan Tewas di Bawah Pondok Kebun, Warga Muaradua Kisam Geger
Kedua warga Kelurahan Tanjung Kupang Kecamatan Tebing Tinggi – Empat Lawang itu, kontan pindah alam di dalam sumur milik keluarganya di Kelurahan Kelumpang Jaya yang hendak di kuras.
Kontan saja warga geger. Di duga keduanya tewas karena keracunan gas dari mesin penyedot air yang di masukkan ke dalam sumur.
Informasi yang di dapat, Minggu petang sekitar pukul 15.00 wib dua pemuda ini hendak menguras sumur di rumah Zulkarnain di Kelurahan Kelumpang Jaya, Empat Lawang.
Baca juga :
Bergelut Dengan Amukan Api dan Asap, Panglong Kayu Terbakar, Mobil dan Motor Nyaris Terpanggang
Salep Kulit Daun Hok Duhok Inovasi TP PKK OKU Sudah Di produksi
Namun entah metode apa yang di gunakan, keduanya justru menurunkan mesin sedot air berbahan bensin ke dalam sumur yang tak ada ventilasinya.
Setelah mesin sampai di dasar sumur, Andra menyusul masuk ke dalam sumur, dan di susul Joni yang bermaksud hendak menguras bersama.
Namun, setibanya di dasar sumur yang sudah di penuhi gas, keduanya lemas. Mereka terkulai bak benang basah.
Tak lama berselang, Zulkarnain yang tak mengetahui kerabatnya sudah lemas di dasar sumur, datang untuk melihat pekerjaan keduanya.
Baca juga :
Namun bukan pekerjaan yang di dapatinya, tapi dua kerabatnya yang terkulai di dasar sumur. Kontan saja Zul panik luar biasa. Warga kampung ia kumpulkan untuk mengevakuasi keduanya.
Tapi sayang, warga belum mau mati konyol. Karena dari dalam sumur, aroma gas masih berusaha mendobrak lubang hidung warga meski berada di atas sumur.
Warga berinisiatif menghubungi Polsek Empat Lawang untuk meminta bantuan.
Kapolsek Tebing Tinggi AKP Fauzi Saleh mengatakan, saat timnya tiba di lokasi, dua warga di dalam sumur sudah jadi mayat.
“Kami datangi TKP, di dalam sumur sudah ada 2 orang mayat, ” jelasnya.
Dugaan sementara kedua korban tumbang karena terhirup gas beracun dari mesin penyedot air. Evakuasi korban cukup lama, karena keterbatasan alat. Hingga di putuskan evakuasi dengan alat seadanya.
“Pukul 20.30 wib jenazah bisa di evakuasi dan di antar ke rumah duka masing-masing,” tandasnya. (*)












