Ditinggal Ngungsi Karena Banjir, Rumah Ust Yasin Dirusak Tangan Jahil
Peninjauan – Sudah jatuh tertimpa tangga. Pepatah itu, kini sedang dirasakan Ust. Ahmad Yasin. Warga Desa Lubuk Rukam Kecamatan Peninjauan itu, kena musibah dua kali.
Musibah pertama, rumah yang ditempatinya diterjang banjir pada Jumat 24 Mei 2024.
Meski ketinggian banjir yang masuk ke rumahnya tidak separah banjir 7 Mei, namun membuatnya terpaksa mengungsi. Karena khawatir, debit air meninggi.
Musibah kedua. Rumah yang ditinggalkannya mengungsi, dirusak tangan jahil. Kaca jendela depan rumah dan samping pecah.
Baca juga :
Bus Rombongan Study Tour SDN 1 Harisan Jaya OKU Timur Terguling, Segini Jumlah Korbannya
Update !! Korban Banjir Baturaja Kembali Ditemukan, Dumptruk Ditemukan di lokasi Terpisah
“Ada 6 kaca, tapi 5 kaca yang pecah, ” ujarnya kepada okusatu.id, Sabtu 25 Mei 2024.
Diduga, pecahnya kaca jendela merupakan upaya kawanan maling yang hendak menjarah isi rumahnya.
“Tapi saya tidak berfikir sampai kesana. Tapi ada orang yang melakukan perusakan, ” jelas penulis khutbah Jumat di okusatu.id ini.
Beruntung, jendela tersebut selain dipasang kaca, juga dipasang terali besi. Sehingga, barang-barang di dalam rumah yang ditinggalkannya, tidak berubah.
“Kami ngungsi ke dusun 1 ke umah Abdul Hasim pada Jumat malam pukul 19.00 wib, ” ungkapnya.
Ia mengetahui rumahnya dirusak pada Sabtu pagi, saat dia dan istrinya hendak memeriksa kondisi rumah pasca banjir.
“Belum pulang kerumah, niatnya cuma mau melihat kondisi pasca banjir, malah dapat musibah baru, ” tandasnya. (13)












