Dua Jembatan Penghubung dì Mekakau Ilir Lumpuh, Begini Kondisi Warganya
OKUSATU.id – Dua jembatan penghubung beberapa desa dì Kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten OKU Selatan tak berfungsi normal.
Pasalnya dua jembatan tersebut lumpuh, pasca jebolnya jalan pada pangkal jembatan.
Jembatan yang tak bisa dilalui yakni jembatan Teriti. Jembatan rangka baja tersebut menghubungkan Desa Air Baru dan Desa Teluk Agung.
Kemudian, jembatan beton yang menghubungkan Desa Teluk Agung dengan Desa Pulau Duku di Kecamatan Mekakau Ilir.
Baca juga :
MBG dì Buay Sandang Aji Diduga Dìtemukan Sayur Berlendir, dan Telur Bau Busuk
Minta Urut Tangan,Tapi Tangannya Grepein Area Vital Anak Tiri, Ngakunya Khilaf
Jebolnya oprit dua jembatan itu mewarnai akun media sosial masyarakat Kabupaten OkU Selatan.
Salah satunya akun Sumarti Latas. Akun tersebut memposting tak bisa difungsikannya jembatan beton yang menghubungkan Desa Teluk Agung dengan Pulau Duku.
“Kondisi Jembatan penghubung antara desa Teluk Agung – Pulau Duku putus akibat hujan Deras smlm, Dusun 3. Ntah klu yg di Lembak, semoga msh aman, ” tulisnya.
Berdasarkan keterangan di kolom komentar, pada pangkal jembatan tersebut terdapat lubang besar yang sudah lama.
Baca juga :
Namun, lubang tersebut justru memicu amblasnya badan jalan, seiring derasnya hujan di kawasan pemukiman tersebut pada Senin 11 Mei 2026 malam.
Laporan yang dìterima Pemkab OKU Selatan, selain dua jembatan, derasnya hujan juga memicu ambrolnya beronjong d area pasar Teluk Agung.
Hujan dì kawasan tersebut, terjadi sejak Senin petang dengan intensitas sangat deras hingga malam. Hal ini memicu luapan air sungai dan merusak infrastruktur.
Baca juga :
300 Rumah Reyot Akan Dibedah, Bupati Teddy Targetkan Tak Ada Lagi Rumah Tak Layak Huni
Bencana alam itu sudah sampai ke telinga Bupati OKU Selatan Abusama. Bahkan, dirinya meminta masyarakat agar tidak mendekati jembatan tersebut.
“Kami minta masyarakat tetap berhati-hati, tidak memaksakan melintas di lokasi terdampak, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan masyarakat, prioritas utama, ” pesannya.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan melalui Dinas PUTR bersama BPBD OKU Selatan telah berkoordinasi dan menurunkan tim untuk melakukan peninjauan serta penanganan awal di lokasi bencana.
“Tetap waspada, curah hujan masih berpotensi tinggi, ” pesannya. (13)











