PENINJAUN – Unit Reskrim Polsek Peninjauan membekuk dua pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Dusun IV, Desa Durian, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Kedua pelaku berinisial RI (32) dan AL (32), yang sama-sama tinggal di Desa Durian, kini harus mempertanggungjawabkan aksinya di hadapan hukum.
Kapolsek Peninjauan Iptu Dedi Iskandar, S.E., mewakili Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menjelaskan kronologi kejadian yang merugikan korban Febri (43), warga Dusun IV Desa Durian. Insiden ini terjadi pada Minggu pagi, 7 Juni 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.
BACA JUGA Acungkan Parang Saat Transaksi HP, Pemuda OKU Selatan Diringkus Polisi di Kudus
Saat itu, Febri menyalakan mobil miliknya untuk berangkat ke kebun. Namun, begitu ia turun dari kendaraan untuk memeriksa kondisi mobil, ia terkejut melihat baut-baut berserakan di bawahnya.
Kecurigaan pun muncul, dan setelah dicek, ternyata as kopel mobilnya sudah raib.
Febri sempat mencari di sekitar rumah, namun tak menemukan satu pun petunjuk. Ia pun memutuskan melapor ke Polsek Peninjauan.
BACA JUGA Cegah Karhutlah, Polsek Semidang Aji Polres Oku Sosialisasi kepada masyarakat
Penyelidikan pun dimulai. Minggu, 20 Juli 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, tim Reskrim Polsek Peninjauan melacak keberadaan barang bukti yang hilang.
Dari hasil pendalaman, polisi menemukan jejak keberadaan as kopel tersebut di Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan.
Tim langsung bergerak ke lokasi dan menyisir sebuah bengkel las milik Beni di Dusun V. Di sana, mereka menemukan as kopel PS 100 milik korban yang sudah dimodifikasi dan terpasang pada mobil milik AL (32).
BACA JUGA Pelatihan Konten Kreator Penyuluh Agama, Kakan Kemenag OKU Buka dan Beri Materi
Setelah diinterogasi, AL mengaku memerintahkan RI untuk mencuri komponen mobil milik Febri.
Berdasarkan pengakuan itu, polisi langsung mengamankan kedua pelaku dan membawa mereka ke Mapolsek Peninjauan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, yakni:
- Satu set as kopel PS 100 merek Mitsuda
- Satu buah kunci nomor 14 merek Fukung Drop Forget
- Satu buah kunci shock merek Chrome Vanan
- Satu buah kepala kunci shock nomor 14 merek Chrome Vanan
Kasus pencurian dengan pemberatan ini kini terus dikembangkan untuk mencari kemungkinan pelaku lain yang terlibat atau barang bukti tambahan. (ti)












