OKUSATU.id – Ijab kabul baru saja usai. Para saksi dan tamu undangan, kompak menyatakan sah……
Namun, suasana ini bukannya jadi momen kebahagiaan tapi justru jadi cerita baru yang bikin mengurut dada.
Betapa tidak, mempelai wanita mendadak emosi. Ia bangkit dari tempat duduknya, lalu melontarkan kalimat dalam bahasa daerah dan meninggalkan ruang tengah ijab kabul.
Momen yang mengagetkan itu viral di media sosial. Dimana, peristiwa yang sangat mengagetkan terjadi dì ruang tengah rumah, saat prosesi ijab kabul.
Baca juga :
44 Paket Narkoba Disita, Dua Warga OKU Timur Digulung Polres OKU Selatan, Hukuman Mat* Mengancam
14 Wilayah Diguyur Hujan Dìsertai Petir hingga Malam Nanti
Sesaat sebelum terjadi, mempelai pria dan wanita mengenakan busana pengantin warna putih. Lengkap dari kepala sampai kaki. Seragam couple.
Penghulu nikah menyampaikan ijab Qabul yang sakral dan diikuti mempelai pria.
Sampai saat itu, mempelai perempuan yang ada di samping kiri mempelai pria, terlihat tenang.
Di belakang mempelai wanita, barisan tamu undangan serta keluarga yang didominasi kaum hawa.
Setelah ijab kabul selesai dan dijawab sah oleh saksi dan tamu undangan, mempelai wanita sontak berteriak lantang masih dalam posisi duduk.
“Pak ketip ! Aku nak sara. Aku Idak senang. ! Dia ngecakkan aku. Aku nak sara ..!!!, ” ucapnya seraya berdiri dan meninggalkan lokasi acara ke kamar pengantin menerobos barisan tamu undangan dì belakangnya yang didominasi kaum hawa.
(Pak Ketip (penghulu) saya mau cerai. Saya tidak suka, dia megang saya. Saya mau cerai).
Baca juga:
Diduga Bandar Narkoba Ditangkap, BB Disimpan dì Dompet Hello Kity Pink
Pamit ke Kebun, Pensiunan PNS Ditemukan Wafat dì Bawah Pohon Nangka
Mendengar kalimat yang terlontar dari mulut mempelai wanita, seluruh tamu undangan kaget. Terlebih lagi mempelai pria yang diam seribu bahasa.
Peristiwa ini diduga terjadi dì Desa Betung Kabupaten Pali. Lokasi ijab kabul dì rumah mempelai wanita, sementara mempelai pria merupakan warga Desa Air Itam, Pali.
Polres Pali tidak bisa berbuat banyak, karena peristiwa tersebut masih di dalam ranah keluarga.
“Informasi itu sudah kami dapatkan. Tapi itu ranah keluarga, ” ujar Kanit PPPa Polres Pali, Ipda Ahmad. (13)












