Bengkulu – Suheri Lensi, wanita setengah abad di temukan sudah tak bernyawa. Warga Kecamatan Singaran Pati, Bengkulu itu, jadi korban gempa bumi 6.3 magnitudo.
Gempa yang mengguncang Bengkulu, terjadi pada Jumat 23 Mei 2025 dini hari. Bangunan rumah yang rusak akibat bencana alam ini tercatat 248 unit bangunan.
Kota Bengkulu di sebut yang paling terdampak, serta wilayah di Kabupaten Bengkulu tengah. Ini berdasarkan laporan Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian.
Baca juga :
Bengkulu Diguncang Gempa, Gubernur : Rumah Rusak Robohkan !
Awas ! Empat Kabupaten dì Sumsel Hujan Petir Sore Nanti
Terobos Perlintasan Kereta, Dua Pelajar dì OKU Pindah Alam
“Bangunan sekolah 2 unit, masjid 2 unit, kantor camat 2 unit dan 192 rumah warga rusak akibat gempa yang terjadi di Kota Bengkulu, “ katanya.
Sementara di Bengkulu Tengah ada 6 unit bangunan rusak yakni, 2 rumah, PAUD 1 unit, SD 2 Unit, dan SMK 1 unit.
Satu Meninggal Dua Luka Berat
Selain Suheri Lensi, korban jiwa yang muncul akibat gempa ada dua orang. Namun korban mengalami luka berat dan menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Bengkulu.
Korban antara lain : Rian Saputra (39) warga Kepahiang dengan kondisi tangan kiri patah, kemudian pelajar berusia 16 tahun dengan luka robek di kaki kanan.
Baca juga :
Wisuda Tahfiz Mts N 1 OKU, Kemenag OKU Tes Hafalan
BPBD OKU Selatan Ingatkan Warga: Longsor Mengintai dari Perbukitan
Kapolres OKU: “Jangan Diam! Laporkan Premanisme, Kami Siap Bertindak”
Suami Korban Sebut Istri Kena Serangan Jantung
Ahmad suami Suheri menjelaskan, wafatnya sang istri di duga karena serangan jantung yang terjadi saat gempa terjadi.
Korban, kata dia, panic saat tanah yang di pijak berguncang keras. Korban langsung tak sadarkan diri.
“Sempat di bawa ke rumah sakit, namun tidak ketolongan lagi, “ katanya. (13)









