OKU RAYA

Kapolres OKU: “Jangan Diam! Laporkan Premanisme, Kami Siap Bertindak”

×

Kapolres OKU: “Jangan Diam! Laporkan Premanisme, Kami Siap Bertindak”

Sebarkan artikel ini

Kapolres OKU: “Jangan Diam! Laporkan Premanisme, Kami Siap Bertindak”

Baturaja, OKU Premanisme masih menjadi momok yang meresahkan masyarakat di berbagai wilayah, tak terkecuali di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Menyikapi hal ini, Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk tindakan premanisme yang mengganggu ketertiban dan rasa aman warga.

Dalam keterangannya kepada awak media, Jumat (23/5), Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam jika menghadapi intimidasi atau pemalakan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

BACA JUGA Ormas Jerat DPW Sumsel Gelar Aksi Damai di Kantor Kejaksaan Negeri OKU

“Premanisme tidak hanya meresahkan, tapi juga menghambat iklim investasi dan kenyamanan hidup masyarakat. Oleh karena itu, kami terus gencar melakukan pencegahan dan penindakan,” tegasnya.

Hotline 110: Masyarakat Diimbau Aktif Melapor

Sebagai bentuk keseriusan, Polres OKU membuka akses pengaduan seluas-luasnya bagi masyarakat. Layanan Hotline Polisi di nomor 110 dapat dihubungi selama 24 jam tanpa dipungut biaya.

Warga juga dapat datang langsung ke kantor kepolisian terdekat untuk melaporkan kejadian yang mencurigakan atau tindakan premanisme yang terjadi di lingkungan mereka.

BACA JUGA Keinginan Bukan Berarti Kebutuhan

“Jangan takut untuk melapor. Polisi hadir untuk melindungi. Jika ada tindak kejahatan, kami siap turun tangan,” tambah Endro.

Selain menerima laporan, Polres OKU bersama jajaran Polsek terus melakukan langkah preventif melalui patroli rutin dan razia di lokasi-lokasi rawan, seperti pasar, tempat hiburan malam, hotel, penginapan, dan area publik lainnya.

Tak hanya pendekatan represif, jajaran kepolisian juga aktif menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat dan pemuda guna membangun sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kapolres menekankan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk tidak menganggap pelaporan sebagai tindakan mengadu, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.

BACA JUGA Waduh ! Anjas Kok Nyambi Kurir Barang Ini Sih

“Premanisme bisa muncul di mana saja, tapi bisa dicegah kalau semua warga ikut peduli. Melapor itu bukan aib, tapi bagian dari upaya menciptakan OKU yang aman dan nyaman,” pungkasnya.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pihak kepolisian optimistis Kabupaten OKU bisa terbebas dari bayang-bayang premanisme dan menjadi wilayah yang aman bagi seluruh warganya. ***

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News