Gunung Lawu Terbakar, Mbok Yem Pemilik Warung di Puncak Lawu Tidak Di evakuasi, Begini Kondisinya
Magetan – Gunung Lawu membara sejak Jumat 29 September 2023. Penyebabnya masih belum di ketahui, sama halnya dengan kondisi kebakaran yang hingga kini masih belum bisa di padamkan.
Si jago merah mengamuk di gunung sakral tersebut tanpa bisa di kendalikan. Tidak hanya vegetasi di kawasan itu yang jadi korban jilatan api, tapi juga bangunan di kawasan pasar setan.
Bangunan yang biasa di gunakan para pendaki untuk beristirahat saat pendakian di gunung dengan ketinggian 3.625 MDPL ini.
Di gunung yang tengah jadi tranding topic itu, ada warung tertinggi di Indonesia. Ya warung Mbok Yem. Wanita paruh baya bertubuh subur yang membuka warung di puncak Gunung Lawu.
Baca juga :
Dinas Pemadam OKU Bantu Air Bersih, Dua Tangki Air Bersih Ludes
Suhu Ekstrim Serang Sumsel, Terpanas Sejak 30 Tahun Terakhir, Warga Di minta Tidak Panik
Mbok Yem menjadi “penghuni” gunung Lawu sejak tahun 80an dan hingga kini, Ia masih setia mengais rezeki di puncak gunung. Ia turun gunung hanya satu tahun sekali. Biasanya saat hari raya Idul Fitri.
Banyak yang mengkhawatirkan kondisi Mbok Yem saat kebakaran di kawasan gunung Lawu. Pasalnya di kawasan itu, Ia hanya di temani kerabatnya.
Kebakaran Mengarah ke Warung Mbok Yem
Karena di kabarkan, kebakaran di gunung Lawu mulai merambat ke vegetasi puncak gunung, tempat Mbok Yem mencari rezeki.
“Mbok Yem aman, tidak perlu di evakuasi, ” ujar Wakil Kepala Administrasi Lawu Yudiono, Senin 2 Oktober 2023.
Baca juga :
Kesehatan Personil DPKP OKU Diperiksa, Begini Tujuannya
Hingga kini, Mbok Yem masih bertahan di warung sekaligus tempat tinggalnya itu. Apalagi relawan sudah bertemu dengan Mbok Yem di lokasi dagangnya.
“Alhamdulillah Mbok Yem sehat. Relawan sudah bertemu dengan beliau, kondisinya sehat, ” jelas Kapolres Magetan AKBP M Ridwan.
Proses pemadaman kebakaran di Gunung Lawu hingga kini masih terus di lakukan. Bahkan pemadaman dengan water boombing sedang di lakukan.
“Pakai helikopter untuk menerapkan pemadaman kebakaran dengan sistem water boombing, ” jelasnya. (13)












