Sumsel

Jumlah Hotspot di Sumsel Meroket, Begini BPBD Prediksi Dua Bulan Kedepan

×

Jumlah Hotspot di Sumsel Meroket, Begini BPBD Prediksi Dua Bulan Kedepan

Sebarkan artikel ini
Jumlah hotspot di Sumsel bertambah,
Jumlah hotspot di Sumsel bertambah,

OKUSATU.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan selama Juni 2025 mencatat banyaknya titik api atau hotspot yang muncul.

Bukan lagi puluhan, namun jumlahnya sudah mencapai ratusan titik api. Namun pada Juni 2025 yang menjadi jumlah terbanyak.

Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman menyebut, jumlah hotspot pada Juni mencapai 169 titik. Besarnya jumlah tersebut, membuat jumlah titik api selama satu semester 2025 meledak.

“Sepanjang Januari – Juni 2025 jumlahnya mencapai 326 titik, “ ujarnya.

Ia menduga, tingginya jumlah hotspot pada Juni 2025 karena pada bulan itu, sudah masuk musim kemarau. Apalagi jika melihat pada bulan sebelumnya, yang jumlahnya tidak sedikit.

“Sepertinya, Mei – Juni sudah memasuki musim kemarau, “ katanya.

 

Baca juga : 

Oknum ASN Palembang Main Brutal, Atlet Futsal Asal OKU Dibikin Patah Kaki

Honorer Segera Diangkat, Pemda Dideadline 3 Bulan, Menpan RB : Tidak Boleh Rekrut Honorer

Musi Rawas Dominan

Dijelaskan Sudirman, jumlah hotspot yang melonjak, berdasarkan akumulasi dari jumlah temuan di wilayah Sumatera Selatan.

Pada Juni, jumlah hotspot 169 titik “disumbang” dari enam kabupaten. Antara lain, Musi rawas, Musi rawas utara, Musi Banyuasin, Lahat, dan Pali, serta Muara Enim.

Dari enam wilayah ini, kata dia, Musi Rawas paling banyak yakni mencapai 42 titik. Disusul Musi Banyuasin 30 titik, lalu Muara enim 24 titik, Musi Rawas Utara 17 titik, Lahat 15 titik dan Pali 13 titik.

 

Baca juga : 

Harga Gas 3 Kg Satu Harga, Kapan Penerapannya ?

Pejabat Polres OKU Mutasi, Termasuk Polsek dan Kasatlantas, Cek Daftar Lengkapnya

 

“Oku Timur tidak terpantau adanya hotspot. Sementara daerah lainnya, jumlahnya tidak banyak, “ jelasnya.

Kendati jumlah hotspot bertambah pada Mei – Juni, Sudirman meminta masyarakat agar berhati-hati. Sebab, ada potensi lonjakan bertambahnya hotspot selama dua bulan mendatang. Yakni pada Juli dan Agustus 2025.

“Juli – Agustus hotspot kemungkinan bertambah, karena diprediksi itu puncak kemarau, “ tandasnya. (13)

Hotspot Selama Enam Tahun Terakhir

  1. 2024 : 4.661 titik
  2. 2023 : 20. 547 titik
  3. 2022 : 2.364 titik
  4. 2021 : 2.794 titik
  5. 2020 : 4.536 titik
  6. 2019 : 17.391 titik

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di OKU SATU