Headline

Guru SDN 177 OKU Gagal Ngajar Gegara Ketimpa Pohon Karet

×

Guru SDN 177 OKU Gagal Ngajar Gegara Ketimpa Pohon Karet

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Sinar Peninjauan IPDA Suhermen cek lokasi pohon tumbang yang menimpa guru SDN 177 OKU.

Guru SDN 177 OKU Gagal Ngajar Gegara Ketimpa Pohon Karet

OKUSATU.id – Malangnya nasib Bety Agustina S. Pd seorang guru yang hendak mengajar di SDN 177 OKU, terpaksa libur. Pasalnya, di tengah jalan, warga Desa Sri Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU ini, mendapat insiden yang begitu cepat.

Guru sekolah dasar (SD) ini tertimpa pohon karet, saat melintas di jalan poros Karya III Desa Marga Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU, Rabu 21 Januari 2026 pagi sekira pukul 07.31 wib.

Pohon karet yang tumbang, tidak hanya menciderai guru SD tersebut, tapi juga menimpa sepeda motor Yamaha Vega ZR BG 2127 FJ warna biru yang jadi “kuda”tunggangannya.

 

Baca juga :

Tren Terus Melejit Sejak 2021, Kasus HIV/AIDS di Sumsel Nyaris Tembus 1.000 Kasus: 3 Daerah Ini Tertinggi!

Andie Dinialdie : Karang Taruna Harus Jadi Mitra Strategis Pemda

 

Kapolsek Sinar Peninjauan IPDA Suherman melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian menjelaskan, akibat peristiwa mendadak itu, Bety mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh serta sesak nafas.

“Korban dilarikan ke RS Antonio Baturaja. Hasil medis, korban tidak mengalami luka serius dan dibolehkan pulang untuk rawat jalan. Sedangkan motor korban rusak di bagian depan, “ ujarnya.

Diceritakannya, Rabu pagi, Bety hendak berangkat ke SDN 177 OKU untuk mengajar. Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega ZR Biru, Bety meniti jalan poros Karya III Desa Marga Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan.

Tanpa sepengetahuan Bety, salah satu pohon tumbang, persis saat Bety melintas di bawahnya. Tanpa bisa berbuat apa-apa, Bety pasrah ketika pohon tersebut menimpa tubuhnya dengan keras.

 

Baca juga :

Sumatera Selatan Dikepung Hujan, Waspada Lahat dan Muara Enim

Pria “Pencabut Nyawa” Tak Berkutik Ditangkap Polisi di Lokasi Hajatan

 

Menurutnya, tumbangnya pohon penghasil getah dipicu kontur tanah yang labil akibat diguyur hujan, dan akar batang tak mampu menopang bobot pohon.

Ia meminta masyarakat untuk waspada, sebab potensi serupa masih ada, sebab masih banyak pohon besar yang tumbuh di tepi jalan.

Sementara, terkait masih banyaknya pohon besar yang tumbuh di tepi jalan, Kapolsek Sinar Peninjauan IPDA Suhermen mengintruksikan anggotanya untuk memonitoring, mendata dan melaporkan.

“Bhabinkamtibmas juga kami minta untuk mengingatkan masyarakat, agar berhati-hati ketika melintasi jalur rawan pohon tumbang, “ tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News