OKU SATU.ID – Sejumlah bagian ruangan di Hypermart Baturaja tampak kosong dan bersih dari barang-barang. Belum ada keterangan resmi mengenai alasan pengosongan ini.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat. Salah satunya menyebutkan bahwa Hypermart Baturaja akan segera tutup atau gulung tikar, menyusul Ramayana Baturaja yang lebih dulu berhenti beroperasi.
Beberapa warga menilai harga barang yang tergolong mahal menjadi penyebab menurunnya minat belanja di pusat perbelanjaan besar seperti ini.
BACA JUGA Dapur MBG di Baturaja Disetop, Sampel Makanan Diuji BPOM
Namun, ada juga dugaan lain yang menyebutkan bahwa pengosongan ini merupakan bagian dari persiapan untuk membuka usaha baru di lokasi yang sama.
“Hypermart caknyo mau nyusul Ramayana yang sudah duluan tutup,” ujar salah satu sumber kepada jurnalis OKUSATU.ID pada Jumat, 3 Oktober 2025.
Jika benar Hypermart Baturaja akan tutup, maka ini akan menambah deretan pusat perbelanjaan besar di OKU yang gulung tikar.
BACA JUGA Banjir OKU Lumpuhkan Jalan Kandis, Akibat Nekat Terobos Banjir Satu Mobil Tenggelam
“Alangkah sedihnya kalau memang Hypermart di Citimall benar-benar bangkrut,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Hypermart Baturaja belum memberikan konfirmasi resmi.
Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, salah satu Staf Penanggung Jawab (SPP) hanya menyebutkan bahwa terjadi sedikit perubahan pada tata letak toko.
Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut perubahan seperti apa yang dimaksud.
BACA JUGA Andie Dinialdie dan Dewi Yustisiana Bagikan 5 Ton Beras Gratis Kepada Masyarakat OKU Selatan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak manajemen Citimall maupun Hypermart terkait kondisi ini. (15)












