Karakter Hebat ada di Kursus
Oleh:
Bagus Suparjiyono, S.Pd.,M.Si.
Ketua HISPPI (Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia) Pendidikan Non Formal Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan.
Karakter hebat dari kursus mencakup motivasi diri untuk sukses, disiplin, kepercayaan diri, integritas, kemampuan mengendalikan emosi, rasa ingin tahu, dan kolaborasi, yang dibentuk melalui praktik-praktik seperti diskusi inspiratif, cerita, dan simulasi, serta menginternalisasi nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian.
Peluang kerja melalui kursus sangat luas dan bisa ditemukan di berbagai bidang, terutama bidang teknologi seperti digital marketing, pengembangan web, data science, dan desain grafis yang memiliki prospek cerah.
Selain itu, ada juga kursus di bidang pendidikan, otomotif, bahasa asing, hingga keterampilan praktis seperti memasak dan menjahit yang dapat membuka jalan karier, bahkan memungkinkan Anda memulai usaha sendiri.
Kursus adalah kegiatan belajar-mengajar yang diselenggarakan dalam waktu pendek untuk mempelajari satu keterampilan tertentu.
Kursus merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memberikan pembelajaran dan pengetahuan mengenai keahlian yang diinginkan.
Lembaga kursus dan pelatihan dapat jadi pilihan masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dalam waktu singkat dan fleksibel guna menambah daya saing masuk dunia kerja.
Namun, pendidikan di lembaga kursus kini tidak cukup hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi perlu juga memperkuat karakter peserta didik yang selaras dengan budaya dunia kerja.
Lembaga kursus dan pelatihan sebagai satuan pendidikan nonformal mengacu pada standar kompetensi lulusan.
Dengan demikian, para peserta didik tidak hanya dituntut terampil secara teknis, tetapi juga mencakup sikap dan tata nilai yang merupakan penerapan pendidikan karakter.
”Pendidikan karakter menjadi hal yang sangat penting untuk membangun kesadaran diri bagi peserta didik kursus dalam pengamalan nilai-nilai sebagai warga negara Indonesia yang bermartabat,”
Karakter peserta didik yang beriman, mandiri, kreatif, bernalar kritis, dan bergotong royong diperlukan dalam menghadapi tantangan dunia kerja. Karena itu, proses pembelajaran di lembaga kursus dan pelatihan perlu memastikan penguatan karakter peserta didik.
”Rendahnya tingkat ketahanan lulusan menghadapi budaya dunia kerja menjadi refleksi bagi Direktorat Kursus dan Pelatihan. Ada ruang pendidikan karakter yang perlu dikuatkan dan menjadi perhatian bersama para pemangku kepentingan,”
Pendidikan karakter harus diimplementasikan di seluruh satuan pendidikan vokasi.
”Satuan pendidikan vokasi, termasuk lembaga kursus dan pelatihan, mempunyai tanggung jawab untuk mengantarkan peserta didik memiliki nilai lebih sebagai warga negara Indonesia yang lebih bermartabat,”
Bagi anda yang ingin mengupgrade kemampuan diri, dengan memilih kursus, anda dapat mengembangkan keterampilan baru yang tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan pribadi tetapi juga meningkatkan peluang karier di masa depan. (*)











