Kebakaran Bromo Pelaku Tuntut TNBTS, Warganet Rujak Habis Pelaku
Jawa Timur – Cerita kebakaran lahan di kawasan Gunung Bromo masih belum berakhir. Meski kepolisian sudah menetapkan tersangka, terkait kasus tersebut.
Justru pasca penetapan tersangka itu, soal kebakaran kawasan Bromo kini berbuntut panjang. Para tersangka melalui kuasa hukumnya, akan melaporkan balik pengelola Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS.
Menurut Hasmoko kuasa hukum pasangan prawedding dan kru Wedding Organizer (wo), terbakarnya kawasan Bromo ada campur tangan kelalaian petugas TNBTS, dan bukan kesalahan sepenuhnya oleh kliennya.
Baca juga :
Prewedding Picu Kebakaran Bukit Teletubbies Gunung Bromo, Nah Loh Bisa Nikah di Penjara
Kebakaran Lahan Ilalang Tiarap Di serang Pasukan Negara Api
Hasmoko menyebut, dalam Mengelola wisata, pengelola harusnya mengimbau wisatawan, agar tidak membahayakan lingkungan.
“Kasus ini tidak ada kesengajaan, dan kami juga sudah meminta maaf, ” ujarnya.
Ia juga menyalahkan petugas, karena tidak ada pengawalan dari petugas ke lapangan. Sementara kliennya berkeliaran sehingga menimbulkan dampak besar.
Baca juga :
Tunjangan PNS Di hapus, ASN se Indonesia Bakal Nyengir
BLT DD Bentar Lagi Cair Loh, Warga OKU Selatan Siap-siap ya
“Jangan cuma memberikan tiket terus di biarkan, ” katanya.
Netizen Rujak Tersangka
Kontan saja rencana yang di lontarkan kuasa hukum pasangan prawedding dan WO di rujak habis-habisan netizen.
Dengan segala kemampuannya, netizen menyalahkan para tersangka yang tidak bisa melihat situasi menggunakan bahan berbahaya.
Netizen menyebut, para tersangka enggan mengaku salah meski telah membuat kerusakan besar di kawasan wisata Bromo yang berdampak pada ekonomi masyarakat setempat.
Baca juga :
Sepuluh Rumah di Desa Tanjung Baru Terbakar, Imbas Kebakaran Lahan
Harga Kopi Menukik Tajam, Petani Bingung Bukan Kepalang
Warga Oku Selatan Cemas Sungai Mulai Surut
“Udah jadi musuh banyak orang, maish pantang ngaku salah. Keren banget pasangan ini, ” ujar salah satu warga net.
“Mereka yang salah mereka juga yang galak. Otaknya ikut kebakar juga ya. Lu ga ada ijin gimana mau di edukasi, ” ceplos warga lainnya. (13)












