OKU RAYASumsel

Harga Kopi Menukik Tajam, Petani Bingung Bukan Kepalang

×

Harga Kopi Menukik Tajam, Petani Bingung Bukan Kepalang

Sebarkan artikel ini
petani kopi oku selatan
foto istimewa

Harga Kopi Menukik Tajam, Petani Bingung Bukan Kepalang

OKU SELATAN – Wajah muram petani kopi di Kabupaten Oku Selatan kian kentara, seiring harga komoditi yang tidak bersahabat.

Kemarau yang membuat hasil panen terjun bebas, di perparah dengan harga yang terpelanting jauh dari harapan.

Harga kopi sempat membuat petani tersenyum manis. Namun tidak bertahan lama, harga melorot perlahan hingga sekarang di bandrol harga Rp 34 ribu per kg.

BACA JUGA Warga Oku Selatan Cemas Sungai Mulai Surut

BACA JUGA Siap-siap Formasi PPPK Pelamar Umum, Pemkab OKU Siapkan 20 Persen, Ada Jenjang SMA Loh

“Pasaran harga di pengepul Rp 34 ribu hingga Rp 35 ribu per kg, ” jelas Ryan warga Gunung Raya Ranau,.

Kisaran harga tersebut, sambungnya untuk dua jenis kopi. Jika kopi kualitas bagus di hargai Rp 35 ribu per kg, namun jika kualitas standar di hargai Rp 34 ribu per kg.

“Kalaupun kualitas kopi bagus namun penjualan di bawah 5 kwintal, kopi di hargai murah oleh pengepul, ” terangnya.

BACA JUGA Tim Voli Oku Selatan Bikin Tim OKU Babak Belur, Dikasih Skor 3-0 Tanpa Balas

Para petani, tambah Minarto warga desa di Kecamatan Banding Agung, Oku Selatan merasa cemas harga akan kembali menukik tajam.

Di sisi lain, gagal panen kopi akibat kemarau menghantui para petani. Terlebih saat ini, tanaman kopi sedang berbunga.

“Kalau kekurangan suplai air, kopi yang berbunga terancam gagal buah, ” sebutnya.

Mereka sangat bingung di tengah harga kebutuhan yang melambung, sementara sumber pendapatan mereka justru anjlok. (*)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News