JAKARTA, OKUSATU.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menggulirkan program kursus gratis tahun 2026 melalui Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Program ini diarahkan untuk menekan pengangguran usia muda, terutama dari kalangan anak putus sekolah dan lulusan SMK yang belum bekerja.
Peluncuran program disertai sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) penyelenggaraan yang digelar secara daring. Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, dan diikuti lebih dari 3.000 lembaga kursus serta pemangku kepentingan di seluruh Indonesia.
Yaya menegaskan, PKK dan PKW dirancang sebagai langkah konkret negara dalam memperluas akses pelatihan vokasi non-formal yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan usaha.
BACA JUGA
Maling Pesta Pora, Gondol Puluhan Suku Emas, dan Uang Rp 20 Juta
Nasihat Berujung Petaka, Anak Bacok Muka Ayah Pakai Parang
“Program ini memberi kesempatan setara bagi anak muda, khususnya yang terkendala biaya, agar memiliki kompetensi dan daya saing,” ujarnya.
PKK difokuskan pada jalur cepat masuk dunia kerja dengan skema link and match bersama dunia usaha dan industri. Peserta akan dibekali keterampilan praktis, sertifikasi kompetensi, hingga peluang penempatan kerja.
Sementara PKW diarahkan untuk mencetak wirausahawan baru. Peserta mendapatkan pelatihan teknis, pembinaan kewirausahaan, serta dukungan awal berupa peralatan usaha.
BACA JUGA
Soan ke Kadispora OKU, NPCI OKU Bahas Beberapa Hal
Akses Desa Tanjung Harapan Terputus Akibat Longsor, BPBD OKU Selatan Bergerak ke Lokasi
Seluruh proses pengajuan dan pengelolaan program dilakukan secara digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) guna menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
Kemendikdasmen juga melibatkan BBPPMPV, dinas pendidikan daerah, asosiasi profesi, organisasi mitra, serta dunia usaha dan industri untuk memastikan kualitas dan relevansi kurikulum.
Pendaftaran telah dibuka bagi lembaga kursus, PKBM, dan satuan pendidikan non-formal lainnya. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi Kemendikdasmen.
Program PKK dan PKW 2026 diharapkan menjadi pengungkit peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus berkontribusi menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan. ***
Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News








