OKU SATU – Pemkab OKU harus usul ke pusat, jika ingin mengabulkan keinginan warga Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU. Soal pembuatan taman jalan nasional dusun VI Desa Banuayu.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (Perkim) OKU Novriansyah melalui Kabid Kawasan Permukiman H Mujaim.
“Perlu usul ke pusat, karena ini jalan nasional supaya bisa dimaksimalkan, ” ujarnya kepada jurnalis okusatu.id melalui seluler.
Setelah usulan Pemkab OKU terwujud, sambung dia, nanti jalan akan kembali ke dinas terkait agar mengerjakannya.
“Nanti dinas Perkim yang mengerjakannya, ” ungkapnya.
BACA JUGA Desa Banuayu Akan Dibangun Taman
Sekadar mengingatkan, pemerintah Desa Banuayu sangat menginginkan tanah kosong di tengah jalan nasional dimaksimalkan.
Tanah tersebut berada antara jalan baru dan jalan lama di dusun VI.
Yang saat ini kondisinya penuh semak belukar. Sehingga terkesan seram.
Keingingan warga, pembangunan taman seperti taman PLN Baturaja.
Dengan begitu, saat malam hari tidak membuat warga yang melintas takut.
sebelumnya, Ruas antara jalan baru dan jalan lama di Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten OKU, disarankan bangun taman.
Gambarannya begini. Antara jalan baru desa banuayu pembangunannya selesai tahun 2018 silam dengan jalan lama ada lahan kosong.
Panjangnya sekitar 70 meter dan lebar bervariasi. Mulai 2 meter hingga 5 meter.
Pembangunan taman, untuk menghilang kesan buruk kawasan tersebut, serta menjadikannya lebih menarik.
Kondisi jalan saat ini ,tumbuhi semak belukar. Dan tak berfungsi maksimal.
Berharap Pemkab OKU Segera Realisasikan
Usulan itu diutarakan Kepala Desa Banuayu Tamimi, saat jurnalis okusatu.id bertandang ke kantornya, Selasa 20 Juni 2023.
Niatnya hendak mewujudkan itu. Namun yang menjadi kendala, jalan tersebut milik pusat (Nasional) sementara Dana Desa tidak bisa untuk membangunnya.
“Bisa lewat hibah, tapi repot. Yang lebih pasnya pemerintah daerah bisa membangunnya, ” jelasnya.
Dia mencontohkan taman pertigaan Bakung seberang loket bus AKAP Arya Prima. Meski jalan nasional, namun pemerintah kabupaten bisa membangunnya.
“Kalau sudah pembuatan taman, jalan baru dusun 6 bisa aman. Karena bakal ada penambahan penerangannya juga. Mirip jalan Kota Prabumulih, ” ungkapnya.
Tahun 2017 lalu, jalan poros dusun 6 Desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang geser ke tengah.
Karena jalan yang berdampingan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan, mengalami longsor, pemerintah pusat mengambil langkah cepat, agar jalan poros tidak putus akibat abrasi.
Posisi jalan pindah ke samping jalan lama. Sementara, jalan lama masih tetap begitu saja hingga saat ini. Namun tidak lagi berfungsi. (13)












