OKU RAYA

Target Baznas OKU Rp 2,2 M, Ketua Baznas OKU Imam : Sudah Ada Terobosan

×

Target Baznas OKU Rp 2,2 M, Ketua Baznas OKU Imam : Sudah Ada Terobosan

Sebarkan artikel ini
Ketua Baznas OKU : Imam Nuryadin.

Target Baznas OKU Rp 2,2 M, Ketua Baznas OKU Imam : Sudah Ada Terobosan

 

OKUSATU.id – Imam Nuryadin S.H.I resmi menakhodai Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) OKU periode 2026-2031. Jumat 17 April 2026 petang menjadi momen berkah sekaligus keramat. Pasalnya, H Teddy Meilwansyah melantik dan mengambil sumpah para pimpinan Baznas OKU dì Pendopo Rumah Dìnas Bupati OKU.

 

Beberapa agenda kerjanya kedepan dibocorkan tipis-tipis, hal itu dia lakukan lantaran kondisi terkini BAZNAS OKU berada dì ujung tanduk.

 

“BAZNAS OKU sekarang di ujung tanduk. Potensi Rp 500 juta per bulan  yang masuk hanya belas juta per bulan, ” ucap Imam Nuryadin, saat sambutan kali pertamanya dihadapan Bupati OKU.

 

Belum lagi, dì tahun ini BAZNAS ditarget mengumpulkan Rp 2, 2 miliar, sementara realisasi sampai saat ini Rp 300 juta.

media partner
media partner

Belum terserapnya potensi tersebut, kata dia, bukan karena pengurus BAZNAS sebelumnya tidak bekerja. Pengurus sudah bekerja mati-matian.

 

“Pengurus baru nanti harus banyak sholat malam, agar target tercapai, jangan menunggu kapak SK habis, ” selorohnya.

Baca juga :

GM OKU SATU Nakhodai Baznas OKU

Dukung BAZNAS OKU, Kepala Kemenag Potong Gaji 2,5 Persen untuk Zakat, Gaji Dibawa Pulang Sudah ‘Bersih’

Beberapa terobosan akan dìlakukan salah satunya menggandeng pemerintah. BAZNAS OKU, kata Imam akan melibatkan Dinas PMD Kabupaten OKU untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

 

Selain itu, banyaknya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mensupport program MBG, juga dibidik Baznas OKU menjadi UPZ.

 

“Di OKU ada 157 desa dan kelurahan, nanti dì seluruh desa dan kelurahan dibentuk UPZ termasuk MBG, ” ungkapnya.

 

Imam juga menyebut akan melakukan pendekatan dengan dunia perbankan. Karena selama ini, zakat sudah dipotong dari pusat.

 

“Ini akan kami kroscek. Kalau memang dipotong, akan kami minta dikembalikan ke daerah masing-masing, ” ungkap sungai Eli Ernawati ini.

Baca juga :

Dongkrak Hasil Pertanian, Bupati OKU Selatan Serahkan Hand Tracktor

Dinas Peternakan Larang Beli Hewan Kurban di Tepi Jalan, Begini Penjelasnnya

Selain itu, potensi infaq dari ASN di Kabupaten OKU juga sangat besar untuk diserap.

 

“ASN OKU ada sekitar 5 ribu orang. Satu ASN infaq Rp 7 ribu, dalam satu bulan infaq masuk Rp 35 juta, ” tutur wartawan Surat Kabar Umum OKU SATU dan okusatu.id  ini.

 

Jika seluruh rencana program tersebut terlaksana optimal, hal ini akan berdampak terhadap program Bupati OKU terkait pendidikan. Seperti seragam gratis, sekolah gratis dan beasiswa gratis.

 

Imam juga menyebut program bedah rumah dari BAZNAS RI akan ditarik ke Kabupaten OKU, sehingga kehadiran BAZNAS akan dirasakan manfaatnya.

 

Belum lagi, sekolah Cendikia BAZNAS juga bisa dibangun. Pemkab OKU cukup menyiapkan lahan 2,5 – 3 ha dan seluruh biaya diakomodir Baznas RI.

Baca juga :

Toko Bangunan Terbakar dì Pasar Sriwijaya, Dapur Rumah Warga Ikut Kesambar

Ngaku Pelajar Yadika Baturaja Saat Terjaring Operasi, Akhirnya Pelajar SMK Sentosa Klarifikasi dan Minta Maaf

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah daerah dalam hal ini Bupati OKU mendukung BAZNAS OKU. Dengan begitu target Rp 2,2 Miliar tahun ini, akan lebih enteng diserap.

 

“Bisa dibuatkan Perdanya seperti di Muba, ” tuturnya.

 

Sementara itu, Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menyambut antusias paparan yang dilontarkan Ketua BAZNAS OKU Imam Nuryadin.

 

“Jangan tinggalkan kami. Kami siap turun ke kantor. Pak Asisten, tolong dampingi BAZNAS OKU, ” ucapnya.

 

H Teddy memberikan ucapan selamat kepada pimpinan baznas OKU yang baru saja dilantik dan diambil sumpah.

 

Bupati meminta para pimpinan Baznas agar mampu membangun kepercayaan masyarakat. Karena ini sangat penting untuk mencapai target.

 

Ia sepakat tidak mudah untuk membesarkan BAZNAS, namun jika konsolidasi dan kekompakan dijalin, maka hal ini akan sangat mudah dilakukan.

 

“Konsolidasi pengurusan penting. Untuk menyatukan visi pimpinan menjadi vizi Baznas, ” pesannya.

 

Bupati juga berharap para pimpinan Baznas lebih banyak di luar kantor, membuat jaringan agar lebih mudah mencapai target.

 

“Harus banyak buka jaringan karena jika tidak begitu BAZNAS hanya nama, ” ungkapnya.

 

Kabar baiknya, Bupati OKU sudah berkomunikasi dengan PT Semen Baturaja terkait zakat dan infaq.

 

“Silahkan koordinasi dengan PT SB mereka sudah nyiapkan, mereka siap membagi dengan Pemprov supaya tidak ada yang kecewa termasuk dengan lainnya perusahaan swasta, ” tandasnya.  (13)

 

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News