Ramadhan Libur di Awal Pekan, Begini Isi Keputusan Resmi Tiga Menteri
OKUSATU.ID – Para pelajar tampaknya bakal senang. Sebab, pemerintah resmi menerbitkan edaran, terkait libur sekolah di bulan Ramadhan 2025.
Edaran tersebut diterbitkan pada Selasa 21 Januari 2025 di Jakarta. Ini setelah Surat Edaran Bersama (SEB) ditandatangani tiga menteri.
Yakni, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasarudin Umar, dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 20 Januari 2025.
“Edaran sudah terbit (Selasa siang) sudah ditandatangani, ” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti dilansir CNN Indonesia.
Edaran tersebut nantinya akan dikirim ke Kepala Daerah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/kota.
Hanya saja, wacana soal libur 40 hari selama ramadhan tidak terealisasi. Libur sekolah atau belajar di lingkungan rumah, diberlakukan di awal pekan Ramadhan.
Libur dimulai 27 Februari 2025 hingga 5 Maret 2025. Kemudian, pelajar kembali masuk sekolah dari 6 Maret 2025 hingga 25 Maret 2025.
Selanjutnya, dari 26 Maret hingga 8 April 2025, sekolah kembali libur bersama Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan belajar mengajar kembali aktif pada 9 April 2025.
Selama libur sekolah saat Ramadhan, peserta didik beragama Islam dianjurkan tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian Islam, serta kegiatan lain yang meningkatkan iman dan takwa.
Sementara bagi non Islam, dianjurkan melaksanakan kegiatan kerohanian sesuai keyakinan masing-masing.
Batalnya libur sekolah selama 40 hari di bulan ramadhan disambut positif salah satu warga di Kota Baturaja Kabupaten OKU.
Ibu rumah tangga ini menyebut, libur panjang selama ramadhan, justru akan membuat buah hatinya akan lebih banyak main smartphone sambil bermalas-malasan.
“Bisa seharian tidur-tiduran sambil main hp. Ngeri. Bukan seperti jaman dulu, libur banyak main dengan teman-teman sebaya, ” selorohnya. (13)












