MUARADUA – Ada semangat baru yang kini tumbuh di jantung pelayanan kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Pemerintah daerah tak lagi sekadar berbicara soal peningkatan layanan, tetapi mulai melangkah nyata dengan mendorong naiknya status RSUD Muaradua dari Tipe D menjadi Tipe C.
Perubahan ini bukan datang tiba-tiba. Ia merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), sebuah inisiatif nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat fondasi layanan kesehatan menuju visi Indonesia Maju 2045.
Fokusnya jelas: rumah sakit daerah harus naik kelas, fasilitas harus lebih lengkap, dan masyarakat harus mendapat pelayanan yang lebih layak.
BACA JUGA
Tebing Mengancam! Ini Jalur Mudik Paling Rawan di Ogan Komering Ulu Selatan
BAZNAS OKU Buka Gerai ZIS di Citimall, Mudahkan Layanan Zakat
Langkah awal dimulai dari koordinasi intensif. Pemerintah Kabupaten OKU Selatan mengikuti rapat bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia secara daring pada pertengahan 2025.
Dari ruang rapat itu, komitmen ditegaskan. Sekretaris Daerah, jajaran RSUD, Dinas Kesehatan, hingga Dinas PUPR duduk bersama menyamakan visi.
Tak berhenti di atas meja rapat, persiapan fisik langsung dikerjakan. Lahan pembangunan ditinjau, kesiapan teknis dibahas, dan bangunan lama di area proyek mulai ditata sesuai prosedur.
Semua dilakukan hati-hati agar proses berjalan sesuai aturan.
BACA JUGA
Beras 10 KG dan Migor 2 Liter Segera Digelontorkan Pemerintah, Segini Jumlah Penerimanya
Administrasi aset pun dibereskan. Dokumen gedung lama diserahkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah sebagai bagian dari penataan resmi. Pemerintah daerah ingin memastikan tak ada celah persoalan hukum dalam proses transformasi ini.
Memasuki Oktober 2025, tahap teknis semakin serius. Tim perencana dari Universitas Sumatera Utara turun langsung melakukan pengukuran topografi dan pendataan kondisi bangunan lama.
Mereka bekerja bersama tim teknis RSUD untuk memastikan setiap detail tercatat dengan akurat. Bahkan dokumentasi udara dilakukan untuk mendukung perencanaan desain.
Dari hasil kajian itu, lahirlah rancangan gedung baru yang disesuaikan dengan standar rumah sakit Tipe C. Artinya, fasilitas medis akan diperluas, ruang pelayanan diperbaiki, dan kebutuhan dokter spesialis akan ditingkatkan.
BACA JUGA
Dari Tanah Tidur Menjadi Ladang Harapan: Kisah Kaum Ibu Prabumulih Wujudkan Kemandirian Pangan
Targetnya sederhana namun besar dampaknya: masyarakat tak perlu lagi jauh-jauh mencari layanan medis yang lebih lengkap.
Tahapan berikutnya memasuki proses pengadaan. Setelah melalui mekanisme sesuai regulasi, proyek pembangunan akhirnya dipercayakan kepada PT Hutama Karya (Persero).
Penunjukan perusahaan konstruksi milik negara ini diharapkan mampu menghadirkan kualitas pembangunan yang kokoh dan tepat waktu.
Bupati OKU Selatan, Abusama, menegaskan bahwa peningkatan status RSUD Muaradua bukan sekadar proyek pembangunan gedung. Baginya, ini adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.
Ia menyebut, momentum Program PHTC harus dikawal bersama agar benar-benar memberikan manfaat nyata. Dengan naiknya status menjadi Tipe C, layanan medis diharapkan semakin lengkap, dokter spesialis bertambah, dan mutu pelayanan meningkat signifikan.
Kini, masyarakat OKU Selatan menanti babak baru itu. Sebuah perubahan yang bukan hanya soal klasifikasi rumah sakit, tetapi tentang harapan baru bagi pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih manusiawi. ****












