OKU RAYA

Tebing Mengancam! Ini Jalur Mudik Paling Rawan di Ogan Komering Ulu Selatan

×

Tebing Mengancam! Ini Jalur Mudik Paling Rawan di Ogan Komering Ulu Selatan

Sebarkan artikel ini

OKU SELATAN – Langit di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan sering berubah kelabu ketika musim hujan datang. Di balik kabut tipis yang menyelimuti perbukitan, ada ancaman yang tak selalu terlihat oleh mata: tanah longsor yang bisa terjadi kapan saja.

Daerah ini memang dikenal sebagai jalur lintas favorit para pemudik. Setiap menjelang Lebaran Idul Fitri, kendaraan dari berbagai arah melintas membawa rindu menuju kampung halaman. Namun, di tengah euforia perjalanan pulang itu, alam memiliki cerita lain.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan telah memetakan sejumlah titik yang dinilai rawan longsor ketika hujan deras turun tanpa henti.

Wilayah yang didominasi perbukitan dan dataran tinggi membuat struktur tanah menjadi labil saat curah hujan meningkat.

Ruas jalan dari Kota Muaradua menuju Kecamatan Buay Sandang Aji termasuk dalam daftar pengawasan.

Begitu pula jalur dari Muaradua yang mengarah ke kawasan wisata Danau Ranau. Di sepanjang lintasan itu, tebing curam berdiri di sisi jalan, sementara jurang menganga di sisi lainnya.

Ketika hujan turun deras, air meresap ke dalam tanah dan perlahan melonggarkan ikatan di lereng bukit.

Dalam hitungan detik, material tanah dan bebatuan bisa meluncur ke badan jalan. Tak hanya longsor, ancaman pohon tumbang juga mengintai para pengendara.

BPBD tidak tinggal diam. Posko siaga telah didirikan di sejumlah titik strategis. Ratusan personel disiapkan untuk merespons cepat apabila terjadi bencana. Mereka bersiaga siang dan malam, memastikan arus mudik tetap aman.

Namun, kewaspadaan bukan hanya tugas petugas. Para pemudik juga diminta untuk lebih berhati-hati.

Jika hujan turun deras saat melintasi jalur perbukitan, sebaiknya hentikan kendaraan sejenak. Menunggu beberapa menit bisa jauh lebih berharga daripada memaksakan perjalanan di tengah risiko.

Perjalanan mudik seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan. Jangan biarkan kelalaian mengubahnya menjadi penyesalan. Kenali jalurnya, pahami risikonya, dan utamakan keselamatan.

Sebab di OKU Selatan, keindahan alamnya memang memikat, tetapi kewaspadaan tetap harus menjadi teman setia di setiap kilometer perjalanan. ***

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News