OKU RAYA

Sembelih 41 Ekor Sapi, 13 Ekor Kambing dì Desa Lubuk Banjar

×

Sembelih 41 Ekor Sapi, 13 Ekor Kambing dì Desa Lubuk Banjar

Sebarkan artikel ini

Sembelih 41 Ekor Sapi, 13 Ekor Kambing dì Desa Lubuk Banjar

Lubuk Raja – Hari raya Idul Adha 2025, masyarakat dì Desa Lubuk Banjar Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU menyembelih 41 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

Penyembelihan dìlakukan Jumat 6 Juni 2025 seusia sholat Idul Adha. Hewan tersebut merupakan kurban dari warga Muhammadiyah dan NU di desa tersebut.

“Tahun ini jumlah hewan yang dikurbankan bertambah. Artinya kesadaran masyarakat meningkat dari tahun lalu, ” ujar Ketua panitia korban Mugiat didampingi Sekretaris Teka Utami, S.IP dan Seksi Pendistribusian Rohif Ansyori.

Dijelaskannya, pada momen hari raya Idul Adha 2024, jumlah hewan kurban yang disembelih sebanyak 36 ekor sapi dan 6 ekor kambing.

 

Baca juga :

RT 11 Kelurahan Talang Jawa Kurban 3 Sapi, 1 Kambing, dan Bonus 1 Kambing

Nah Loh ! Pelajar dì Sumsel Diretret dì Buper Gandus

 

Sapi dan kambing ini, sambung dia dibeli oleh masyarakat dengan cara menabung setiap dua minggu sekali setelah menjual karet.

“Jadi selama satu tahun mereka menabung seratus ribu atau lebih tergantung kemampuan mereka sehingga satu tahun cukup untuk berkorban, ” terangnya.

Daging korban ini dibagi menjadi 510 kantong untuk dibagikan dengan masyarakat yang berhak menerimanya.

“Tahun ini masyarakat yang berkorban sebanyak 296 orang, ” ucapnya.

Baca juga :

Covid Perdana di Sumsel Muncul di Banyuasin

Kantor KONI dan Dispora Digeledah Kejari, 5 Unit Laptop Diangkut

 

Kepala Desa Lubuk Banjar H.MH.Dwi Purwanto menyampaikan syukurnya. Karena antusias masyarakat untuk berkorban terus meningkat.

“Alhamdulillah antusias masyarakat meningkat, ” ucapnya.

Hal seperti ini, sambung dia pemerintah sangat mendukung semangat mereka. Sehingga setiap tahun masyarakat yang berkorban selalu bertambah dan masyarakat yang berhak menerima daging korban bisa berlebaran.

“Kekompakan masyarakat memang harus kita dukung antara warga Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Kita tidak membedakan antara Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama yang jelas tujuan kita sama yakni taat kepada sang pencipta Allah SWT, ” tandasnya. (13)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News