SMPN 3 Berburu Adiwiyata Nasional
Lubuk Raja – Tim penilai Adiwiyata sekolah nasional menyambangi SMPN 3 OKU di Kecamatan Lubuk Raja, Selasa (25/6). Kedatangannya didampingi dinas terkait.
Kedatangan tim penilai nasional, imbas dari prestasi yang diraih SMPN 3 OKU. Yakni, lolos sebagai sekolah Adiwiyata tingkat provinsi Sumatera Selatan pada 2022.
“Setelah lolos di provinsi, kami berfikir untuk bisa menjadi sekolah Adiwiyata Nasional, ” ujar Kepala SMPN 3 OKU Siti Khodijah.
Sejak itu, kata dia, pihaknya mulai berbenah untuk menjadi sekolah yang peduli dan berbudaya terhadap lingkungan hidup yang sesuai dengan visi dan misi sekolah kami yaitu beriman, kreatif, inovatif, mandiri dan wawasan lingkungan.
Baca juga :
Jalan Pusar Diperbaiki Pakai Dana Aspirasi DPRD Provinsi
Pilkades Selama Tiga Tahun Ditiadakan, Pemicunya Ini
“Penerapannya, kami mengurangi sampah plastik di sekolah, ” sebutnya.
Hal ini pula diperkuat dengan deklarasi
sampah plastik tidak ada di lingkungan SMPN 3 OKU.
“Kami juga sosialisasi ke pedagang di lingkungan sekolah, agar tidak menjual makanan berkemasan plastik, ” ungkapnya.
Tim Penilai Adiwiyata, Dela menjelaskan, penilaian sekolah Adiwiyata tidak hanya berkaitan dengan dokumen. Tapi juga soal lingkungan hidup di sekolah.
“Bagaimana dengan lingkungan sekolah, lalu dilanjut dengan melihat dokumen, apakah memenuhi kriteria untuk diusulkan calon sekolah Adiwiyata Nasional atau tidak, ” jelasnya.
Dikatakan Dela, di Sumatera Selatan ada 14 sekolah yang memenuhi kriteria dan terverifikasi baik kategori nasional maupun mandiri.
“Di Kabupaten OKU ada 2 sekolah yang memenuhi kriteria dan terverifikasi mandiri, ” tandasnya. (Unt)












