Sopir Bus dan Sopir Triton Smackdown dì Tengah Jalan
Muara Enim – Sopir Bus dan Sopir Triton Smackdown dì tengah Jalan. Penyebabnya, gegara senggolan dì tengah jalan.
Sopir bus Lorena di keroyok pengendara lain saat melintas di Kabupaten Muara Enim, Kamis 27 Maret 2025.
Supir bus berinisial W jadi bulan-bulan pengendara lain, lantaran bes Lorena yang dì kemudikan W menyenggol Triton BG 8120 DS.
Alhasil dampak penganiayaan, W sopir asal Desa Sampurna Jawa Barat ini mendapat “kenang-kenangan” dari pelaku berupa luka robek dì bagian kening sebelah kanan.
Baca juga :
Bupati OKU Gelar Open House, Cek Tanggalnya
Lalulintas Kendaraan Dialihkan, Kepala Pasar Gotong Royong Sebut Antisipasi Kemacetan
Bus Lorena Tak Sengaja Senggol Triton
Kamis petang sekitar pukul 15.30 wib, lalulintas kendaraan di jalan lintas Muaraenim – Prabumulih, cukup ramai.
Selain kendaraan warga setempat yang berburu takjil, juga di padati kendaraan pemudik yang melintas. Termasuk bus Lorena yang dì kemudikan W.
Ketika bus besar itu berada di jalan di Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru Muara Enim, tak sengaja menyenggol mobil Triton BG 8120 DS.
Hal itu terjadi, ketika bus Lorena yang ke Kota Prabumulih dari Muara Enim, memotong laju kendaraan Triton dì depannya.
Kaget pengemudi Triton dan penumpangnya bukan main, akibat “serangan” mendadak.
Baca juga :
Rahmat Kecewa, Istri Selingkuh, Warung Bakso Dibakar
Harga Daging Sapi Naik, Pedagang : Membawa Berkah
Hadang Bus dan Pukuli Sopir
Tak terima dengan ulah sopir bus, pengemudi Triton lantas memburunya.
Bus bongsor tersebut berhasil di hadang. Sopir dan penumpang Triton berjumlah empat orang, turun dan memburu sopir bus.
Saat kedua pihak bertemu, cekcok mulut pecah dì tengah jalan. Emosi pengemudian Triton dan penumpang memuncak.
Hanya sekejap saja, supir bes Lorena, babak belur jadi bancakan empat pelaku tersebut.
Baca juga :
Meski hanya menggunakan tangan kosong, tak urung kening sebelah kanan W, robek sampai harus mendapat 8 jahitan.
“Korban sudah melapor ke Polsek Rambang Dangku, ” ujar Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP Yogi Sugama Hasim.
Kini para pelaku di buru petugas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Pencarian pelaku masih di lakukan, ” tandasnya. (13)











