Terpantau di OKU Ada 143 Titik Api, BNPB Kucurkan Bantuan
OKU SATU – Ancaman kekeringan sebagai dampak fenomena alam El Nino tidak hanya mengganggu produktivitas pangan dan pasokan air bersih di masyarakat
Tapi juga potensi terjadinya kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di suatu daerah, tak terkecuali di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Untuk mengurangi risiko bencana tersebut di perlukan sistem pencegahan dan mitigasi secara terorganisir, terpadu, cepat, dan tanggap.
Baca juga :
Karhutlah di Sumsel Topnya Agustus, Kabupaten OKI Rajanya
Karhutlah di Sumsel Tertinggi 2015 dan 2019, Antisipasi Kekeringan BPBD Bakal Suplai Air Bersih
Oleh sebab itu, masyarakat di minta untuk bersama-sama mencegah terjadinya karhutla di wilayahnya masing-masing.
“Terpantau dari satelit di OKU ada 143 titik api (hot spot),” kata Penjabat Bupati OKU H teddy Meilwansyah kepada jurnalis okusatu.
143 titip api, masih kata Teddy, tersebar di dua kecamatan. Yaitu Kecamatan Lubuk Batang dan Lubuk Raja.
“Saya minta kepada camat dan kades di dua kecamatan tersebut untuk memantau perkembangan hot spot di wilayahnya,” instruksinya.
Baca juga :
Tornado Api Muncul Saat Kebakaran Lahan Bukit Pelangi
Kebakaran Armada Batubara Sulit Di padamkan, Sopir Raib dari Lokasi
Dalam penanggulangan Karhutla di OKU, Pemkab OKU akan mendapatkan bantuan dari pusat berupa dana dan bantuan peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Bantuan tersebut akan diterima, tapi masih menunggu dari pusat dan provinsi sumsel,”tandasnya.(15)











