BANDING AGUNG – Rangkaian kegiatan Festival Danau Ranau mulai dirasakan warga. Meski open ceremony baru akan digelar 21 Juni 2023 mendatang, namun sejumlah kegiatan sudah mulai dilaksanakan.
Beberapa kegiatan ini menambah semarak FDR yang digelar setiap tahun ini.
Salah satunya, bazaar dan pasar malam. Bazaar dan pasar malam yang digelar di dekat dermaga Banding Agung. Kegiatan ini diikuti ratusan UMKM. Selain UMKM ada juga wahana hiburan yang disediakan panitia.
Selain pasar malam dan bazaar, ada juga pagelaran seni budaya yang digelar 21-23 Juni, fasion show pakaian adat 24 Juni, festival perahu Cadik, 24 Juni, festival burung Berkicau’ Bupati Cup III 25 Juni dan Closing Ceremony FDR 25 Juni 2023.
Sekretaris Daerah OKU Selatan M. Rahmatullah, mengatakan, kegiatan FDR Ke-XXIII yang menjadi agenda Pemkab OKU Selatan, bertujuan untuk mempromosikan pariwisata, adat istiadat, dan budaya. Melalui FDR akan meningkatkan perekonomian masyarakat di kawasan wisata Danau Ranau khususnya.
“Melalui kegiatan FDR ini mari kita tunjukan wisata unggul kepada Kabupaten/Kota lain. Kita berikan hal positif dan rasa nyaman kepada tamu yang hadir,” ungkap Sekda seperti yang dikutip dari okuselatankab.go.id.
Sementara itu, di Banding Agung antusias warga menyambut antusias FDR sangat tinggi. Warga sekitar danau Ranau mengucapkan terimakasih FDR menjadi ageda tahunan Pemkab OKUS.
FDR menurut beberapa warga mampu mennghidupkan usaha kecil juga.
“Festval Danau Ranau banyak mendatangkan pengunjung. Alhamdullilah, semakin banyak pengunjung semakin banyak juga yang belanja di Plaza Kuliner,” ucap salah satu pemilik usaha Kuliner dan oleh-oleh, Ashaka 22, Yan Berlin kepada media oku satu.
Hal Senada juga diungkapkan Ely, warga Kelurahan Bandar Agung. Ely menyambut baik FDR dapat digelar di kelurahan Bandar Agung.
Dia berharap FDR tahun ini dapat berdampak positif kepada warga Banding Agung, terutama wisata danau Ranau dan UMKM.
“Saya sebagai warga menyambut baik kegitan ini. Namun di akhir kegitan biasanya akan menimbulkan dampak lingkungan seperti sampah. Kita berharap pelaksana juga bisa bertanggung jawab atas dampak sampah yang ditimbulkan dari kegiatan inii,” pesannya.












