Warga OKU Mendadak Heboh, Pelajar SD Lenyap di Sungai Wall
OKU – Warga OKU mendadak di hebohkan hilangnya seorang pelajar kelas V SD di sungai Wall, Sabtu 5 April 2025 siang.
Di ketahui korban bernama Padli, warga Desa Sumber Bahagia Kecamatan Lubuk Batang Blok C Kabupaten OKU.
Hilangnya Padli pada Sabtu siang, baru di ketahui sekitar pukul 12.00 wib.
Itu pun karena, ada warga setempat merasa curiga, karena jumlah anak-anak yang main di sungai tersebut berkurang.
Baca juga :
Objek Wisata Pali Wajib Dikunjungi, Masjid Tiga Kebudayaan Luar
Viral! Jenazah Diangkut Pakai Pikup Gegara Ambulan Mogok
Mandi Kemudian Hilang
Pada pukul 11.30 wib, korban Padili bersama dua rekannya : Alen (10), dan Rian (10) mandi di anak sungai ogan itu.
Warga yang berada di lokasi sempat curiga, karena ketiga anak tersebut tidak ada di tepi sungai pada pukul 12.00 wib.
Di tepi sungai hanya di dapati pakaian dan sepeda listrik, sementara orangnya tidak ada.
Tak mau berlama-lama, saksi yang melihat itu langsung pulang dan melapor ke keluarga.
Pihak keluarga bersama warga akhirnya menuju ke lokasi. Belakangan di ketahui, dua rekan korban muncul, namun tidak bersama korban.
Karena salah satu anak belum terlihat, warga desa lalu mencari pelajar SD kelas V itu.
Baca juga :
Cuaca Sumsel 6 April Diwarnai Hujan Petir, Kecuali Wilayah Ini
Ekspor Karet Sumsel Terancam Lumpuh! Kebijakan AS Picu Krisis
Petugas Datangi TKP
Petugas Polsek Lubuk Batang dan petugas Pos Yan Lubuk Batang, setelah menerima laporan warga hilang, langsung merangsek ke lokasi.
Pencarian korban di lakukan hingga lewat senja. Hampir pukul 22.00wib, pencarian di hentikan dan di lanjutkan hari ini, Minggu 6 April 2025.
“Pencarian di lanjutkan sembari menunggu BPBD OKU, serta peralatan, ” sebut Kapolsek Lubuk Batang, AKP Haryanto.
Baca juga :
Kapolres OKU AKBP Endro Ariwibowo melalui Kasi Humas Polres OKU AKP Ibnu Holdun mengatakan, korban di nyatakan hilang berdasarkan keterangan di lapangan.
Ia meminta masyarakat agar berhati-hati ketika beraktifitas di sungai. Apalagi di musim penghujan. (13)











