Berita OKU TimurHeadline

Viral! Jenazah Diangkut Pakai Pikup Gegara Ambulan Mogok

×

Viral! Jenazah Diangkut Pakai Pikup Gegara Ambulan Mogok

Sebarkan artikel ini

 Ambulan Habis BBM, Jenazah Naik Pikup — RSUD Martapura Banjir Kritik, Dua Petugas Langsung Dicopot

Viral! Jenazah Diangkut Pakai Pikup Gegara Ambulan Mogok

OKU TIMUR – Jagat maya di gegerkan video jenazah yang di angkut dengan mobil pikup pribadi. Ambulan milik RSUD Martapura tidak bisa di pakai.

Kejadian memilukan ini berlangsung pada Sabtu pagi, 5 April 2025 sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat itu, jenazah sudah berada di dalam ambulan. Namun, tidak ada sopir yang siaga.

Lebih parah lagi, ambulan kehabisan bahan bakar.

BACA JUGA Cuaca Sumsel 6 April Diwarnai Hujan Petir, Kecuali Wilayah Ini

Karena kecewa dan merasa tidak di layani dengan baik, pihak keluarga membawa jenazah menggunakan mobil pikup sendiri.

Mereka tetap melanjutkan perjalanan meskipun dalam kondisi hujan gerimis.

Dua Petugas RSUD Martapura Di Copot Usai Insiden Tragis

Direktur RSUD OKU Timur, dr. Dedy Damhudy, langsung mencopot sopir ambulan dan kepala ruang jenazah.

Ia menilai keduanya lalai dan tidak menjalankan tanggung jawab sebagaimana mestinya.

“Saya minta maaf atas insiden ini. Kedua petugas yang bertanggung jawab langsung saya nonaktifkan dari jabatan mereka,” tegas Dedy pada Sabtu malam (5 april 2025).

BACA JUGA Ekspor Karet Sumsel Terancam Lumpuh! Kebijakan AS Picu Krisis

Dedy juga menyatakan bahwa ia sudah menghubungi keluarga jenazah.

Ia berencana datang langsung ke rumah duka sebagai bentuk tanggung jawab moral.

Jenazah Sempat Masuk Ambulan, Tapi Sopir Minta Beli Bensin Dulu

Kronologi kejadian di mulai saat pasien tiba dalam kondisi kritis.

Dokter menyatakan pasien meninggal pada pukul 05.10 WIB.

Pihak rumah sakit menawarkan layanan antar jenazah gratis menggunakan ambulan, dengan administrasi BPJS sebagai syarat.

Awalnya keluarga menolak tawaran tersebut dan memilih menggunakan kendaraan pribadi.

BACA JUGA Digeret Longsor, Sembilan KK dì Muba Kosongkan Rumah

Setelah di beri penjelasan bahwa data bisa menyusul, mereka berubah pikiran dan setuju menggunakan ambulan.

Namun saat jenazah sudah masuk ke ambulan, sopir mengatakan bahwa kendaraan harus di isi bensin terlebih dahulu.

Tangki ambulan kosong.

Mendengar hal itu, keluarga merasa kecewa dan kembali memilih membawa jenazah menggunakan pikup pribadi.

Netizen Meradang, Manajemen RSUD Martapura Di Hujat

Video kejadian tersebut langsung menyebar di media sosial.

Warganet meradang dan mengkritik sistem pelayanan RSUD Martapura.

BACA JUGA Ombak Pantai Mandiri Krui Gulung ABG Asal OKU Selatan

Mereka menyoroti buruknya manajemen rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Dedy mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh.

Fokus evaluasi adalah kesiapan armada ambulan dan petugas jaga.

Ia berjanji meningkatkan kualitas layanan agar kejadian serupa tidak terulang. (gas)

Dapatkan berita terupdate OKU SATU di Google News