Digeret Longsor, Sembilan KK dì Muba Kosongkan Rumah
MUBA – Digeret longsor, jalan serta rumah rusak. Jalan poros sepanjang 73 meter, amblas di tarik tanah longsor.
Lokasinya berdampingan dengan aliran sungai dì Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin, Sumsel.
Bencana alam tersebut baru dì ketahui masyarakat setempat pada Jumat 4 April 2025 malam sekira pukul 20.00 wib.
Baca juga :
Musibah yang dì duga imbas curah hujan ini, sangat mengerikan.
Karena lebar jalan yang amblas mencapai 5 meter dengan kedalam 7 meter.
Akibatnya jalan poros dì desa itu terputus. Lalulintas pengguna jalan, terpaksa di alihkan ke jalan lain.
Baca juga :
Belum lagi beberapa rumah warga dì sekitar lokasi, itu terdampak.
Sehingga penghuni rumah terpaksa merelokasi ke tempat yang lebih aman. Karena khawatir longsor susulan terjadi.
“Pemicunya intensitas hujan yang tinggi beberapa hari ini, ” ujar kepala BPBD Musi Banyuasin Pathi Ridwan.
Baca juga :
Uang Pecahan Rupiah Segera Tukarkan, Lewat Akhir April Tak Berfungsi
Enam Rumah Rusak, Sembilan KK Ngungsi
Dì jelaskan Pathi, selain merusak infrastruktur publik, longsor yang terjadi sehari lalu, membuat sembilan kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah.
Penghuni rumah takut longsor semakin parah.
Apalagi kondisi rumah mereka saat ini, juga tidak terlalu menguntungkan.
“Tetap waspada khususnya saat hujan terjadi, ” pesannya.
Baca juga :
Motor Pemudik Diangkut Petugas Pos Pam OKU, Ini Dia Masalahnya
Sembilan KK yang ngungsi antara lain : Zairul, Subri, Anton, Suarni, Ali, Mualiadi, Sahrullah, Asmadi, dan Hosiah.
Kapolsek Babat Toman Iptu Lekat menambahkan, longsor tersebut terjadi dì pinggiran sungai besar di Sumsel, Musi.
“Dampak hujan dan arus deras sungai, ” sebutnya.
Sembilan KK sudah meninggalkan rumah, karena berpotensi roboh, pasca dì serempet longsor. (13)












