OKU – RTG Risha di serahkan secara simbolis kepada korban musibah di Kabupaten OKU yang terjadi Mei 2024. RTG atau Rumah tahan gempa, Risha Rumah Instan Sederhana Sehat merupakan program perbaikan rumah pasca bencana.
Secara simbolis rumah type 36 ini di serahkan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah. Penyerahannya di pusatkan di Desa Banjar Sari Kecamatan Semidang Aji, OKU.
Kepala BPBD OKU Januar Effendi mengatakan, RTG Risha yang sudah di buat 45 unit.
“32 unit yang di serahkan hari ini, ” ujarnya.
Di ungkap Januar, penerima bantuan rumah di OKU korban bencana alam sebanyak 113 orang yang terdiri dari tiga kriteria kerusakan.
“Kerusakan berat 45 unit, kerusakan sedang 39 unit, dan kerusakan ringan 29 unit, ” jelasnya.
Baca juga :
Penyesuaian Tarif Perumda Tirta Raja Sesuai Prosedur dan Aturan
MIN 2 OKU Warnai Ramadhan dengan Giat Keagamaan
Sebaran Kerusakan Rumah
113 rumah yang mengalami kerusakan akibat musibah Mei 2024 tersebar di enam kecamatan di Kabupaten OKU.
Yakni Kecamatan Ulu Ogan : rusak berat 10 unit, rumah sedang 6 unit, rusak ringan 10 unit.
Baturaja barat : rusak berat 5 unit, rusak ringan 1 unit. Baturaja timur : rusak berat 1 unit, rusak sedang 3 unit.
Kecamatan Lengkiti : rusak berat 6 unit, dan KPR : rusak berat 2 unit, dan rusak sedang 14 unit.
“Terbanyak di Kecamatan Semidang Aji. Rusak berat 21 unit, rusak sedang 16 unit, rusak ringan 18 unit, ” tuturnya.
Program stimulan rumah di danai dari angaran dana siap pakai stimulan rumah BNPB. Tingkat kerusakan mempengaruhi besaran anggaran yang di gunakan.
Untuk rumah rusak berat nilai bantuan Rp 60 juta per unit, rumah rusak sedang Rp 30 juta per unit, dan rumah rusak ringan Rp 15 juta per unit.
Baca juga :
Kapolres OKU Minta Tahanan Tobat
Pesohor Mualaf, Dr Richard Lee Terbaru Bobon Santoso, Siapa Lagi Segera Login
Program Rampung Sebelum Lebaran
Program stimulan rumah di minta BNPB rampung paling lambat pada akhir April 2025.
Namun tampaknya BPBD OKU punya target sendiri. Terlebih melihat progres program sudah berjalan di kisaran 80 persen.
“Kita berharap program ini selesai sebelum 26 Maret 2025, ” harap Januar.
Bupati OKU Minta Cepat
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah meminta proses pengerjaan rumah cepat selesai, supaya rumah tersebut bisa langsung di tempat pemiliknya.
Namun, orang nomor satu di OKU berpesan agar pembangunan tetap memperhatikan mutu dan kualitas bangunan.
H Teddy meminta pembangunan di percepat, karena beberapa pertimbangan. Antara lain, bencana sudah lama 9 bulan lebih, korban terpaksa ngungsi bahkan ada yang menyewa rumah.
“Setelah di resmikan, nanti bisa berlebaran bersama keluarga, ” tandasnya. (13)












