Ringkasan Kabar :
- Pemerintah RI siapkan anggaran Rp 10 triliun lebih untuk program bedah rumah tahun 2026.
- Sasaran awal bedah rumah 45 ribu unit, namun berubah menjadi 400 ribu unit.
- Ada 22 Kabupaten yang sejak lima tahun tidak pernah mendapat bedah rumah.
OKUSATU.id – Bedah rumah di tahun 2026 menyasar ratusan ribu rumah di Indonesia. Jumlah sasaran meningkat hampir delapan kali lipat dari target awal sebanyak 45 ribu unit.
Bertambahnya jumlah sasaran program, seiring Presiden RI Prabowo Subianto menggelontorkan anggaran tambahan Rp 5 milir sehingga total anggaran untuk bedah rumah tembus Rp 10 triliun lebih.
“Tahun depan sasaran bedah rumah mencapai 400 ribu unit, dari target awal 45 ribu unit, “ Ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruar Sirait, dilansir JPNN
Ditambahnya jumlah penerima, dikatakannya, agar program nasional ini menjangkau seluruh pelosok di Indonesia.
Baca juga :
Pemerataan Ekonomi, Zulhas : MBG Libatkan Koperasi dan Usaha Rakyat
Intensitas Hujan Dìsertai Petir Berpotensi dì Empat Wilayah Sumsel
Diungkapkan Maruar, program bedah rumah sudah lama dilaksanakan. Namun, masih ada 22 Kabupaten yang tidak pernah mendapat sasaran program ini selama lima tahun terakhir.
“Tahun ini (2025,red) ada 222 kabupaten/kota yang tidak ada bedah rumah. Tahun depan, seluruh wilayah akan dapat program ini, “ katanya.
Bertambahnya sasaran bedah rumah di tahun 2026, karena anggaran perumahan di tahun depan naik pesat. Nah, sekitar 80 persen dialokasikan untuk bedah rumah.
“Di Indonesia ada 26,9 juta rakyat Indonesia yang punya rumah, namun kurang layak huni, “ tandasnya. (13)











